Produsen Sawit Bermanuver? Harga Sawit Petani Dibikin Anjlok

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
26 April 2022 18:50
Ilustrasi Kelapa Sawit (CNBC Indonesia/Rivi Satrianegara)

Jakarta, CNBC Indonesia - Manuver pabrik kelapa sawit (PKS) yang membeli tandan buah segar (TBS) dengan harga rendah membuat petani sawit menjerit. Penurunan harga terjadi cukup dalam, dari harga sekitar Rp 4.000/Kg menjadi kisaran Rp 2.000/Kg.

Padahal, sudah ada aturan mengenai penentuan harga melalui Tim Penetapan Harga Pembelian TBS Perkebunan melalui Permentan 01 2018 tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian TBS kelapa sawit. Nyatanya, itu tidak dipatuhi.

"Tidak ada kepatuhan hukum dari perusahaan-perusahaan ini, dan mencoba gejolak sawit ini dengan memainkan isu petani agar petani ribut ke pemerintah, ini skenario yang memang sengaja dibangun," kata Sekjen Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS), Mansuetus Darto kepada CNBC Indonesia, Selasa (26/4/22).


Ketika harga TBS anjlok, maka petani bakal memprotes kebijakan pelarangan ekspor ke pemerintah. Protes bakal massif karena penurunan harga terjadi di berbagai daerah.

"Bukan hanya satu perusahaan aja yang menetapkan harga demikian, tapi ini gerakannya seperti terstruktur, sistematif, massif, nggak hanya terjadi di satu kabupaten. Kalau terjadi di 1 kabupaten bisa dimaklumi, tapi Ketika ini gerakannya massif, artinya skenario untuk instabilitas tadi," sebut Darto.

"Ini terjadi bukan di satu kabupaten tapi ini terjadi di hampir semua wilayah sentra sawit. Kekisruhan jelas, harga yang diturunkan bukan Rp 100 tapi ini hampir Rp 1.500/Kg," lanjutnya.

Melihat kondisi tersebut, Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Ali Jamil sudah mengeluarkan surat edaran kepada pabrik kelapa sawit agar tidak melakukan penurunan harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit secara sepihak

"Kami mohon bantuan saudara Gubernur untuk segera : (a) mengirimkan surat edaran kepada para Bupati/Walikota sentra sawit agar perusahaan sawit di wilayahnya untuk tidak menetapkan harga bell TBS pekebun secara sepihak (di luar harga beli yang ditetapkan oleh tim penetapan Harga TBS tingkat provinsi; (b) memberikan peringatan atau memberikan sanksi kepada PKS yang melanggar Permentan 01 tahun 2018," tulis Ali Jamil dalam SE tersebut.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Pengutan Ekspor Naik, RI Kena Guyur Duit Sawit Rp110 T


(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading