Kasus Migor, Kejagung Tegaskan Menteri Pun Bisa Diperiksa

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
22 April 2022 15:04
Perkembangan Kasus Mafia Migor, Kejagung Periksa 30 Saksi (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kejagung menegaskan akan terus mengembangkan kasus dugaan korupsi minyak goreng yang sudah ada empat orang tersangka. Kejagung bisa memanggil siapapun untuk mendukung proses penyidikan. Pemanggilan juga tak tertutup untuk menteri perdagangan dan pihak lainnya.

"Dalam melakukan proses pembuktian dari sankaan pasal itu ada beberapa orang yang berkepentingan melakukan pemeriksaan sebagai saksi. Ini tidak saja di pihak kemendag, tapi di pihak luar kemendag bisa swasta murni atau auditor," kata Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah dalam konprensi pers di Jakarta, Jumat (22/4)


Ia memang belum bisa jawab apakah setelah ini akan ada pemeriksaan ke level menteri. Namun, Kejagung terus mengembangkan untuk terus mencari alat bukti. Pihaknya juga bisa menetapkan sebagai tersangka termasuk pemanggilan saksi lainnya. Saat ini Kejagung sudah memeriksa 30 saksi dan melakukan berbagai penggeledahan.

"Apabila penyidik dan mendag akan kita lakukan pemeriksaan ke menteri tersebut," katanya.

Jaksa Agung ST Burhanuddin sebelumnya sempat mengungkapkan tidak akan segan-segan dalam menetapkan pejabat lain, termasuk pejabat setingkat Menteri.

"Bagi kami, siapapun, Menteri pun kalo cukup bukti, ada fakta, kami akan lakukan itu," katanya dalam konferensi pers, Senin (19/4/22).

Sebelumnya Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi buka suara terkait penetapan tersangka kasus minyak goreng terhadap Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Indrasari Wisnu Wardana.

Ia mengaku terkejut dan prihatin. Lebih jauh, tugas di depan matanya pun masih sangat berat.
Di sisi lain, langkah Kejaksaan Agung itu diakui memberi titik terang.

"Perkembangan terakhir ini merupakan titik terang dari ikhtiar yang kita upayakan selama ini untuk mengatasi permasalahan utama, yakni isu kelangkaan minyak goreng. Sampai isu ini sepenuhnya teratasi, pekerjaan rumah kami masih belum selesai," katanya dalam Instagram resminya, dikutip Kamis (21/4/22).


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

'Raksasa' Sawit Wilmar Cs Terseret Kasus Dugaan Korupsi Migor


(hoi/hoi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading