Internasional

'Main Api' dengan China, Taiwan Perkuat Ekonomi bersama AS

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
19 April 2022 21:31
Supporters of Han Kuo-yu, Taiwan's 2020 presidential election candidate for the KMT or Nationalist Party, cheer with their national flag during a campaign rally in Taipei, Taiwan, Thursday, Jan. 9, 2020. Taiwan will hold its presidential election on Jan. 11. (AP Photo/Ng Han Guan)

Jakarta, CNBC Indonesia - Taiwan berencana untuk masuk ke dalam Kerangka Ekonomi Indo-Pasifik bersama Amerika Serikat (AS) yang akan datang. Hal ini ditegaskan langsung oleh salah seorang Menteri Taiwan, John Deng.

Dalam jumpa pers, Juru Bicara Kementerian Deng, Hsiao Chen-jung, mengatakan pihaknya sejauh ini telah menekan Perwakilan Dagang AS Katherine Tai untuk dimasukan dalam kerangka yang dinamakan Kerangka Ekonomi Indo-Pasifik (IPEF) itu.

Meski begitu, Hsiao menyatakan ada beberapa permasalahan regional yang sedang dialami dalam negosiasi ini. Namun ia tidak menjelaskan apakah permasalahan ini berkaitan dengan China, yang notabenenya mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya.


"Masalah perdagangan regional menjadi perhatian kedua belah pihak," kata Hsiao dikutip Reuters, Selasa (19/4/2022).

Sementara itu, sebuah pernyataan singkat dari kantor Tai mengatakan Washington dan Taipei saat ini sedang berbicara tentang kemajuan dari masalah perdagangan bilateral. Namun pihaknya juga tidak menyebutkan terkait rencana bergabungnya Taiwan ke IPEF.

"Kedua belah pihak berbicara tentang kemajuan dalam masalah perdagangan bilateral dan kepentingan bersama mereka untuk bekerja sama dalam isu-isu yang menjadi perhatian bersama, termasuk organisasi regional dan multilateral seperti Organisasi Perdagangan Dunia,: ujar keterangan itu.

Adapun, langkah Taiwan ini diambil saat terjadi peningkatan paksaan ekonomi dan militer Beijing di wilayah tersebut. Negara pimpinan Presiden Xi Jinping itu juga diketahui beberapa kali mengirimkan jet tempurnya masuk ke wilayah zona pertahanan Taiwan.

China sendiri beberapa kali menentang langkah Indo-Pasifik AS yang selalu melibatkan Taiwan dalam forum internasional. Washington sendiri hingga saat ini masih memberikan dukungan yang luas bagi pulau itu.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Rusia-Ukraina Minggir Dulu, 2 Tetangga RI Terancam Perang


(luc/luc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading