Internasional

Kabar Baik, China Kembangkan Vaksin Khusus 'Hajar' Omicron

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
18 April 2022 15:55
Infografis, Ketentuan Pelaksanaan Vaksin Booster pada Januari 2022 Foto: Infografis/ Vaksin Booster/ Edward Ricardo

Jakarta, CNBC Indonesia - Kandidat vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh anak perusahaan Sinopharm dan Sinovac Biotech yang menargetkan varian Omicron telah disetujui untuk uji klinis di Hong Kong.

Melansir Reuters, dalam pernyataan perusahaan pada Sabtu (16/4/2022), dua kandidat dari unit anak perusahaan Sinopharm China National Biotec Group (CNBG) dan Sinovac mengandung virus corona yang tidak aktif atau 'mati' dan mirip dengan vaksin yang dipasok perusahaan di China dan luar negeri.

Kandidat Sinopharm akan diuji sebagai booster pada orang dewasa yang telah menerima dua atau tiga dosis vaksin. Namun belum jelas produk vaksin mana yang akan diterima peserta uji coba sebelum menggunakan booster eksperimental, atau berapa banyak subjek yang akan direkrut.

Yang pasti, Sinovac mengatakan akan mendorong studi ke depan terkait perlindungan vaksin CoronaVac yang ada terhadap varian corona baru yang muncul.

Sementara itu, sebuah penelitian di China menunjukkan bahwa dosis keempat vaksin Sinopharm BBIBP-CorV tidak secara signifikan meningkatkan kadar antibodi terhadap Omicron ketika diberikan dalam waktu 6 bulan setelah dosis booster ketiga. Meskipun demikian, dosis keempat setidaknya dapat mengembalikan tingkat antibodi ke titik puncak setelah dosis ketiga.

Adapun, para peneliti mengatakan vaksin baru akan menawarkan alternatif yang lebih baik sebagai penguat di masa depan.

Sebagaimana diketahui, para ilmuwan di seluruh dunia berlomba untuk mempelajari vaksin yang dapat 'menghajar' varian Omicron.

Sebuah data menunjukkan bahwa antibodi yang ditimbulkan oleh vaksin berdasarkan strain yang lebih tua menunjukkan aktivitas yang lebih lemah untuk menetralkan varian yang sangat menular tersebut.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Potret Terbaru China Kala Omicron Menyerang


(tfa/luc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading