Internasional

Waspada! WHO Lacak Varian Baru Covid-19 Lagi, Lebih Ganas?

News - sef, CNBC Indonesia
13 April 2022 06:30
The logo of the World Health Organization is seen at the WHO headquarters in Geneva, Switzerland, Thursday, June 11, 2009. The World Health Organization held an emergency swine flu meeting Thursday and was likely to declare the first flu pandemic in 41 years as infections climbed in the United States, Europe, Australia, South America and elsewhere. (AP Photo/Anja Niedringhaus)

Jakarta, CNBC Indonesia - Varian baru Covid-19 muncul lagi. Kali ini, masih terkait BA.1 alias Omicron.

Dalam pernyataan terbarunya Senin (11/4/2022), WHO mengakui kembali menemukan subvarian Omicron, bernama BA.4 dan BA.5. Sebelumnya Omicron telah memiliki sejumlah subvarian lain yaitu BA.2, BA.1.1 dan BA.3.


Lembaga PBB itu mengatakan pelacakan sedang dilakukan. Ini untuk menilai apakah mereka lebih menular atau berbahaya, termasuk dampaknya pada kekebalan yang didapat seseorang dari vaksin.

"Ada beberapa lusin BA.4 dan BA.5 dilaporkan ke database GISAID global," kata WHO dikutip Reuters.

Sementara itu, Badan Keamanan Kesehatan Inggris mengatakan BA.4 sebenarnya telah ditemukan dari 10 Januari hingga 30 Maret. Kasus tersebar di Afrika Selatan (Afsel), Denmark, Botswana, Skotlandia, dan Inggris.

BA.5 sendiri ditemukan di Afsel pekan lalu. Sebelumnya kasus ditemukan juga di Bostwana menyerang warga yang sudah divaksin penuh namun dikabarkan gejalanya ringan.

Saat ini Omicron memang mendominasi kasus Covid-19 dunia. Namun dari data WHO, su varian BA.2 merupakan yang paling general ditemukan.

Mengutip Worldometers, saat ini kasus Covid-19 global telah mencapai 500 juta, sejak pertama kali ditemukan di Wuhan, China, akhir 2019. Jumlah kematian mencapai 6,2 juta orang dengan 450 juta jiwa berhasil sembuh.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

WHO Bawa Kabar Nggak Enak Lagi Soal Covid-19, Apa Itu?


(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading