Internasional

Mantan Penasihat Putin Bocorkan Cara Akhiri Perang di Ukraina

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
11 April 2022 09:00
Kota Borodyan hancur setelah serangan Rusia. (REUTERS/GLEB GARANICH)

Jakarta, CNBC Indonesia - Mantan Penasihat Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan kunci yang dapat dilakukan dunia untuk segera menghentikan perang di Ukraina. Dalam sebuah wawancara dengan BBC International, Andrey Illarionov yakin cara itu bisa menghentikan peperangan, sebulan hingga dua bulan ke depan.

"Jika negara-negara Barat mencoba menerapkan embargo nyata pada ekspor minyak dan gas dari Rusia ... Saya berani bertaruh bahwa mungkin dalam satu atau dua bulan, operasi militer Rusia di Ukraina, mungkin akan dihentikan, akan dihentikan," kata Andrey Illarionov, dimuat Politico, Senin (11/4/2022).


"Itu salah satu instrumen yang sangat efektif yang masih dimiliki negara-negara Barat."

Illarionov sendiri adalah penasihat utama dan perwakilan G8 Putin dari tahun 2000 dan 2005. Ia mengundurkan diri sebagai protes atas serbuan tentara Rusia yang menyerbu sekolah Beslan pada tahun 2004, ketika lembaga itu dipegang oleh pemberontak Chechnya, yang menyebabkan kematian 333 warga sipil.

Dalam wawancara yang sama, dia juga berpendapat bahwa perubahan pemerintahan tidak dapat dihindari cepat atau lambat, di Rusia. Karena, tegasnya, sangat tidak mungkin untuk memiliki masa depan yang positif bagi Rusia dengan rezim politik saat ini.

Sebelumnya embargo penuh energi dari Rusia sempat didegungkan beberapa negara Eropa. Terbaru, Uni Eropa bahkan melarang impor batu bara Rusia Jumat.

Namun sejumlah pemerintah Eropa, ternyata tak kompak. Jerman dan Hungaria misalnya telah berulang kali mengesampingkan embargo langsung pada impor gas Rusia, karena ketergantungan pada gas Rusia dan konsekuensi ekonomi negatif bagi warganya.

Sementara itu, perang Rusia dan Ukraina masih terus terjadi. Putin disebut disebut menunjuk Jenderal Angkatan Darat Alexander Dvornikov sebagai komandan baru serangan Rusia ke Ukraina.

Ini dikatakan pejabat AS dan Eropa sebagaimana dimuat CNN International.Dvornikov sendiri adalah komandan pertama operasi militer Rusia di Suriah.

Rusia sendiri akhir pekan kemarin merudal tiga wilayah Ukraina yakni Dnipropetrovsk, Mykolaiv dan Kharkiv. Gambar satelit yang dikumpulkan dan dianalisis oleh Maxar Technologies juga menunjukkan konvoi militer Rusia sepanjang 8 mil atau sekitar 12,8 kilometer (km) ke timur Kharkiv di Ukraina timur.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Sanksi Gak Mempan, Daftar Perusahaan Masih Beli Minyak Rusia


(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading