Jelang Bulan Puasa Harga Bapok di Pasar Naik

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
01 April 2022 20:17
Pekerja menuang minyak curah milik Tah Lan di pasar Pondok Labu, Jakarta, Rabu, 26/1. Setelah seminggu diberlakukannya kebijakan satu harga, yakni minyak goreng berbanderol Rp 14 ribu per liter, ternyata penyesuaian harga tersebut belum terjadi di pasar tradisional. Satu di antaranya Pasar Jaya Pondok Labu, Jakarta.

Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia, Rabu (26/1/2022), harga minyak curah di Pasar Jaya Pondok Labu masih dipatok harga Rp 21 ribu per liternya dan minyak kemasan seharga Rp 20.000 per liter. 

Tah Lan, seorang pedagang warung sembako di Pasar Pondok Labu ini menilai kebijakan pemerintah dengan memberikan subsidi harga minyak sudah bagus.

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga bahan pokok sudah merangkak naik jelang bulan puasa. Bahan pokok seperti gula, telur, minyak goreng, cabe rawit, bawang putih sudah mulai merangkak naik, dari pantauan di Pasar Cijantung, Jakarta Timur.

"Harga cabe rawit hijau sempat Rp 70 ribu sekilo minggu lalu, sekarang sudah Rp 55 ribu per kilo, minyak goreng kemasan Rp 60 ribu untuk dua liter, telur naik jadi Rp 24 ribu dari sebelumnya itu Rp 19 ribu, bawang putih jadi Rp 40 ribu dari Rp 35 ribu per kilogram," kata salah satu Pedagang Ella (25), kepada CNBC Indonesia, Jumat (1/4/2022).

Ella mengatakan kenaikan harga bahan pokok ini memang sudah naik dari distributor. Rata-rata untung yang diraup hanya Rp 5.000 per kilogram.


Penjual lain di pasar itu, Monik (30) mengatakan kenaikan harga telur sudah terjadi dari pekan lalu menjadi Rp 24 ribu. Begitu juga dengan harga gula curah menjadi Rp 17 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp 15 ribuan.

"Ya sudah naik sekitar semingguan," kata Monik.

Bergeser pada penjual toko yang lebih banyak menjual varian minyak goreng, mengatakan untuk harga minyak goreng sudah melonjak sudah lama. Untuk minyak goreng kemasan 2 liter dijual dengan harga Rp 50 ribu.

Sementara untuk minyak goreng curah di jual dengan harga Rp 25 ribu per liter. Afrizal (33) mengaku minyak goreng yang dia jual ini tidak disubsidi oleh pemerintah.

"Beda dengan minyak goreng yang disubsidi pemerintah kita dapat dari distributor memang segitu, makanya untuk yang curah kita jual dengan harga Rp 25 ribu," kata Afrizal.

Pedagang minyak goreng lainnya yang enggan disebut namanya juga menjual minyak goreng curah dengan harga Rp 25 ribu per liter. Dia mengatakan mendapatkan pasokan dari distributor seharga Rp 23 ribu per liter.

"Ini beda dengan yang disubsidi pemerintah Rp 14 ribu itu. ini saya beli dari distributor Rp 23 ribu per liter," kata penjual di toko bernama Family Jaya itu.

Sementara harga gula pasir juga mengalami kenaikan. Menurut penjual di Family Jaya itu harga gula curah per kilogramnya sudah naik sekitar Rp 500.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Sabar Bunda! Sembako Naik, Daging Ayam Tertinggi Sejak 2018


(hsy/hsy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading