Turis Rusia Masuk Indonesia Ternyata Banyak Juga Ya...

News - Cantika AP Noveria, CNBC Indonesia
01 April 2022 09:58
FILE - In this March 28, 2014 file photo, a Russian national flag flies on a hilltop near the city of Bakhchysarai, Crimea. The Group of Seven major industrialized countries on Thursday March 18, 2021, issued a strong condemnation of what it called Russia's ongoing “occupation” of the Crimean Peninsula, seven years after Moscow annexed it from Ukraine. (AP Photo/Pavel Golovkin, File)

Jakarta, CNBC Indonesia - Wisatawan mancanegara (wisman) asal Rusia masih melancong ke Indonesia pada Februari 2022. Jumlahnya pun cukup besar, nomor dua hanya kalah dari China.

Pada Jumat (1/4/2022), Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah kunjungan wisman ke Indonesia yang datang melalui pintu masuk utama pada Februari 2022 adalah 18,46 ribu kunjungan. Melonjak 151,98% dibandingkan periode yang sama sebelumnya. Ketimbang Januari 2022, terjadi kenaikan 21,91%.


wismanSumber: BPS

Pada Februari 2022, wisman asal China menjadi yang terbanyak dengan 3.000 kunjungan atau menyumbang 16,1%. Pada dua bulan pertama 2022, China juga menjadi yang teratas dengan 5.300 kunjungan (15,7%).

Menariknya, wisman asal Rusia menempati peringkat kedua. Pada Februari 2022, jumlah kunjungan wisman asal Negeri Beruang Merah adalah 1.300 (6,8%). Sepanjang Januari-Februari 2022, jumlah kunjungan adalah 2.300 (6,9%).

Di peringkat ketiga ada Korea Selatan. Pada Februari 2022, jumlah kunjungan wisman dari Negeri Ginseng adalah 1.200 (6,3%). Secara kumulatif Januari-Februari, jumlahnya 2.200 kunjungan (2.2%).

Rusia sedang menjadi sorotan dunia karena serangan ke Ukraina. Serangan Rusia menimbulkan korban jiwa yang tidak sedikit, lebih dari 1.000 nyawa melayang.

Per 30 Maret 2022, jumlah korban jiwa akibat perang di Ukraina mencapai 1.232 orang. Dari jumlah tersebut, 112 di antaranya adalah anak-anak.

Akibat serangan ke Ukraina, Rusia terkena sanksi ekonomi dan dikucilkan dari sistem pembayaran global, SWIFT. Ini membuat warga Rusia, terutama di luar negeri, kesulitan mengakses rekening mereka.

Belum lama ini, seorang wisman asal Rusia bernama Konstantin Ivanov tidak bisa menarik uang di salah satu mesin ATM di Bali. Layanan kartu ATM dari bank Rusia telah terblokir.


"Masalah ini sangat merepotkan kami. Kami langsung kehilangan (akses) keuangan kami," kata Konstantin kepada kantor berita Reuters.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Balas Dendam, Rusia Blokir Akses Situs Media Barat


(aji/aji)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading