Inflasi Maret 0,66%, Tertinggi Sejak Mei 2019!

News - Cantika AP Noveria, CNBC Indonesia
01 April 2022 09:07
Sauasana kepadatan Pasar Tanah Abang, Jakarta, Kamis (17/3/2022). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan data inflasi Indonesia periode Maret 2022. Hasilnya tidak jauh dari ekspektasi.

Pada Jumat (1/4/2022), Kepala BPS Margo Yuwono melaporkan inflasi Indonesia pada Maret 2022 tercatat 0,66% dibandingkan bulan sebelumnya (month-to-month/mtm). Jauh lebih tinggi ketimbang Februari 2022 di mana terjadi inflasi -0,02% alias deflasi. Inflasi 0,66% tersebut adalah yang tertinggi sejak Mei 2019. 

Sementara dibandingkan Maret 2022 (year-on-year/yoy), laju inflasi adalah 2,64%. Juga terakselerasi dari Februari 2022 yang 2,06% yoy.


Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia juga menunjukkan adanya kenaikan inflasi secara tahunan secara signifikan. Pada Maret, inflasi secara tahunan diperkirakan menembus 2,6%, atau yang tertinggi sejak April 2020.

Sementara Bank Indonesia (BI) melalui Survei Pemantauan Harga (SPH) hingga pekan IV memperkirakan inflasi Maret 2022 berada di 0,68% mtm. Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Maret 2022 secara tahunan sebesar 2,68% (yoy).


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Inflasi Diramal Terendah Sejak 1958, Daya Beli Rakyat Ambruk?


(aji/aji)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading