Gejala Omicron Ini Paling Sering Dirasakan Saat BAB

News - Cantika Adinda, CNBC Indonesia
27 March 2022 14:15
Ilustrasi Diare (Pixabay)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasien terinfeksi Covid-19 varian Omicron kerap menderita diare dan penyakit yang berhubungan dengan pencernaan. Hal tersebut membuat para ahli menyimpulkan bahwa intensitas BAB yang meningkat bisa jadi salah satu pertanda seseorang terinfeksi Omicron.

Penderita Covid-19 varian Omicron dilaporkan kerap mengalami enam penyakit perut seperti mual, diare, muntah, sakit perut, mulas, dan kembung. Gejala-gejala ini melengkapi daftar 25 gejala yang kerap dialami penderita Covid-19 Omicron.

"Kami masih menyelidiki apa peningkatan laporan gejala gastrointestinal seperti diare, telat makan dan sakit perut, yang lazim dengan varian sebelumnya, berarti sekarang karena peningkatan tampaknya tidak terkait dengan mereka yang dites positif Omicron, " tulis sebuah studi oleh Zoe, dikutip Minggu (27/3/2022).


Hal serupa juga terlihat dalam laporan John Hopkins Medicine. Disebutkan diare menjadi gejala awal pada 20% pasien Covid-19 omicron. Meski begitu, perlu diingat diare bukan satu-satunya gejala yang dialami pasien Omicron. Umumnya mereka juga mengalami kelelahan, masalah pernapasan, nyeri otot dan sakit kepala atau sakit tenggorokan.

Gejala umum yang paling banyak dialami pasien Omicron adalah batuk kering, flu, sakit tenggorokan, pusing, nyeri otot, hingga mudah lelah.

Gejala lain yang kurang umum dikeluhkan pasien adalah kembung sebanyak 14% dan sendawa pada 10% pasien. Muntah juga masuk dalam laporan sebanyak 9% pasien dan sakit perut 7% dari mereka yang keluar rumah sakit.

Meski gejala Covid-19 Omicron terbilang ringan, angka penularan yang tinggi membuat para ahli mengimbau masyarakat untuk tidak menganggap enteng varian ini.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Puncak Penyebaran Omicron Indonesia Diramal Awal Februari


(hsy/hsy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading