Ukraina Mau Damai, Saat Terjadi Ledakan Besar di Kyiv

News - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
26 February 2022 08:27
Asap mengepul dari pangkalan pertahanan udara setelah serangan Rusia di Mariupol, Ukraina, Kamis, 24 Februari 2022. (AP/Evgeniy Maloletka)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ukraina mengatakan siap untuk berbicara tentang gencatan senjata dan perdamaian. Namun pada saat yang hampir bersamaan terjadi ledakan besar dan kilatan rudal di udara Ibukota Ukraina, Kyiv.

"Ukraina telah dan tetap siap untuk berbicara tentang gencatan senjata dan perdamaian. Ini adalah posisi tetap kami," kata juru bicara Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Sergii Nykyforov, Jumat malam, seperti dilansir dari CNN.

Komentar Nykyforov mengikuti proposal Rusia untuk mengirim perwakilan ke ibukota Belarusia, Minsk, untuk membicarakan situasi perang yang sedang berlangsung.


Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pihak Ukraina telah membalas dengan proposal untuk bertemu di Warsawa sebelum memutuskan kontak.

Namun Nykyforov membantah apa yang disebutnya "klaim bahwa kami telah menolak untuk bernegosiasi."

"Kami menyetujui usul Presiden Federasi Rusia. Saat ini, pada jam-jam ini, para pihak [sedang mendiskusikan] tempat dan waktu proses negosiasi. Semakin cepat negosiasi dimulai, semakin besar peluang untuk melanjutkan kehidupan normal," dia menambahkan.

Sementara itu, ledakan keras dan kilatan di langit di atas Kyiv. Seperti dilaporkan CNN, di ibukota Ukraina, Kyiv terjadi ledakan keras di barat dan selatan kota pada Sabtu pagi.Langit, masih gelap, menyala dengan serangkaian kilatan di cakrawala.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Intelijen AS Bantu Ukraina Sikat Kapal Perang Rusia


(hps/hps)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading