Internasional

Erdogan Kecam Putin "Belah" 2 Ukraina

News - Khoirul Anam, CNBC Indonesia
22 February 2022 19:19
Infografis: Cerita Turki Ganti Nama Negara Gegara Turkey (Ayam Kalkun)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketegangan di Eropa Timur tampaknya belum akan berakhir. Baru-baru ini, Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui kemerdekaan dua wilayah yang masuk Ukraina Timur, yaitu Lugansk dan Donetsk.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut bahwa hal tersebut tidak dapat dibenarkan. Menurut dia, pengakuan Rusia merupakan pelanggaran terhadap kesatuan politik, kedaulatan, dan integritas teritorial Ukraina.

"Kami telah dengan tulus berusaha untuk mengurangi ketegangan dalam krisis ini dan mengirim pesan kami mengenai solusi masalah ini," kata dia dikutip Daily Sabah, Selasa (2/2/2022).

Erdogan juga menegaskan pemerintah Turki menentang pengakuan Rusia atas wilayah separatis. Turki juga mendesak kedua belah pihak mematuhi hukum internasional.

Tidak hanya itu, Erdogan juga mengkritik KTT Munich karena tidak efektif.

"Menurut pendapat saya, Konferensi Munich tidak lain adalah pertemuan puncak NATO," kata Erdogan.

Negara-negara blok Barat, termasuk Amerika Serikat (AS), telah mengklaim Rusia berusaha membuat dalih untuk menyerang Ukraina dan mengumpulkan sekitar 150.000 tentara di dekat wilayah perbatasan.

Menanggapi pertanyaan tentang reaksi Turki terhadap kemungkinan perang di wilayah Laut Hitam, Erdogan mengaku telah mengambil tindakan pencegahan. Ia menyebut Turki akan berpartisipasi dalam pertemuan puncak bersama dengan negara-negara anggota Dewan Keamanan PBB, Jerman dan Ukraina, atas undangan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

"Saya sebelumnya telah menyuarakan inisiatif semacam itu, dan saya pikir ini adalah hal yang benar untuk dilakukan. Proposal Zelenskyy adalah pendekatan positif dan kami akan bergabung jika pendekatan positif ini selaras dengan anggota DK PBB dan negara-negara lain," ujar Erdogan.



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Berani Kasih Sanksi? Bakal Putin Perangi!


(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading