Sri Mulyani Curhat Dibilang Jahat Gegara Wacana Pajak Sembako

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
04 February 2022 21:07
Konferensi Pers KSSK hasil rapat Berkala KSSK I Tahun 2022 (Tangkapan layar youtube Kemenkeu RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pernah disebut sebagai Menteri jahat. Ini akibat rencana pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) sembako.

Menurutnya, dalam wacana itu beredar bawah dirinya akan memajaki semua kebutuhan pokok mulai dari beras hingga sayur.

"Ini sempat ribut tadi. Pernah suatu saat lagi pembahasan muncul berita sepotong-potong. Sri Mulyani tega benar, sekarang nasi, beras akan dikenakan pajak. Ini memang menteri keuangan jahat betul. Daging, ayam semua kena," curhatnya dalam sosialisasi UU HPP, Jumat (4/2/2022).


Lanjutnya, bahkan akibat hal tersebut saat ia ke pasar ditanya langsung oleh pedagang pasar yang resah akibat pengenaan pajak sembako. Ia pun menekankan hal tersebut tidak benar.

Sebab, sembako merupakan kebutuhan pokok yang dikecualikan dari PPN. Termasuk beberapa jasa lainnya.

Beberapa jasa lain yang juga dikecualikan dari pajak adalah jasa kesehatan dan pendidikan secara umum.

"Maka kebutuhan pokok, barang dan jasa tadi termasuk beras, jasa pendidikan, jasa kesehatan, jasa pelayanan sosial. Mereka diberi fasilitas pembebasan PPN," kata dia.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Sri Mulyani: Tarif PPN Naik Jadi 11% Pada 1 April 2022


(roy/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading