Jokowi: Tetap Tenang, RI Lebih Siap Hadapi Lonjakan Covid-19

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
04 February 2022 08:10
Jokowi

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara mengenai perkembangan kasus Covid-19 yang kembali menembus angka tertinggi hingga 27.197 kasus kemarin.

Berbicara dari Kota Medan, Sumatera Utara, Jokowi menegaskan lonjakan kasus memang sudah diperkirakan. Jokowi sekaligus memastikan bahwa pemerintah sudah jauh lebih siap menghadapi gelombang penularan.

Maka dari itu, Jokowi meminta seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang dalam menyikapi situasi terkini. Jokowi mengakui varian Omicron memiliki tingkat penularan yang tinggi, namun tingkat fatalitasnya rendah.


Berikut penjelasan lengkap Jokowi:

Menanggapi perkembangan terkini kasus COVID-19, terjadi kenaikan hingga 27.197 kasus per hari ini, Kamis 3 Februari 2022, perlu saya sampaikan beberapa hal sebagai berikut.

Lonjakan ini sudah diperkirakan dan diantisipasi oleh pemerintah dengan kesiapan-kesiapan kita yang sudah jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun lalu, baik dari segi rumah sakit, obat-obatan dan oksigen, fasilitas isolasi maupun tenaga kesehatan, dan kondisi rumah sakit hingga saat ini juga masih terkendali.

Untuk itu, saya minta Bapak, Ibu dan Saudara-saudara semuanya untuk tetap tenang. Varian Omicron ini memang tingkat penularannya tinggi, namun tingkat fatalitasnya lebih rendah dibandingkan dengan varian Delta. Hal ini bisa terlihat dari kasus COVID-19 di beberapa negara, di mana tingkat keterisian rumah sakit relatif rendah. Hal ini juga termasuk di negara kita Indonesia, meskipun kasusnya melonjak cukup tinggi, namun keterisian di rumah sakit masih terkendali.

Perlu saya sampaikan, bahwa varian Omicron dapat disembuhkan tanpa harus ke rumah sakit. Pasien yang terpapar varian ini cukup melakukan isolasi secara mandiri di rumah, minum obat dan multivitamin, dan segera tes kembali setelah lima hari.

Bapak, Ibu, Saudara-saudara sekalian,

Saya juga telah memerintahkan Menko Marinves selaku Koordinator PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Jawa dan Bali, serta Menko Perekonomian selaku Koordinator PPKM Luar Jawa-Bali untuk segera mengevaluasi level PPKM.

Saya minta kepada Gubernur, Bupati, Wali Kota, dan jajaran Pemerintah Daerah dibantu jajaran TNI dan Polri untuk memastikan penerapan protokol kesehatan dilaksanakan oleh masyarakat dan vaksinasi terus dijalankan dan dipercepat.

Sebagai penutup, saya kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dalam menghadapi berbagai varian baru COVID-19. Tetap disiplin menjaga protokol kesehatan dan kurangi aktivitas yang tidak perlu. Bagi yang belum divaksin, agar segera divaksin. Bagi yang sudah divaksin lengkap dan sudah waktunya untuk disuntik vaksin penguat (booster), agar segera vaksin booster.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Covid Omicron RI Naik, Jokowi Bakal Tarik Rem Darurat Lagi?


(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading