Penjelasan Lengkap Jokowi Soal Kasus Covid-19 akan Terus Naik

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
28 January 2022 17:37
Presiden Joko Widodo (Jokowi) Membeerikan Keterangan Pers terkait Perkembangan Covid-19, Istana Bogor, Jumat (28/1/2022). (Tangkapan Layar Yotube Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali buka suara mengenai situasi perkembangan kasus Covid-19 yang dalam beberapa hari terakhir.

Pernyataan ini dikemukakan Jokowi, setelah pemerintah mengumumkan kasus harian Covid-19 di Indonesia pada hari ini, Jumat (28/1/2022), kembali naik menjadi 9.905 kasus baru.

"Saat ini, kita menghadapi lonjakan kasus harian Covid-19, utamanya varian Omicron," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (28/1/2022).


Jokowi mengatakan kenaikan kasus ini diperkirakan masih akan terus meningkat dalam beberapa minggu ke depan. Maka dari itu, Jokowi meminta masyarakat untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan.

Berikut penjelasan lengkap Jokowi:

Saat ini kita menghadapi lonjakan kasus harian Covid-19 utamanya varian Omicron dan kenaikan ini diperkirakan masih akan terus meningkat dalam beberapa hari minggu ke depan.

Belajar dari lonjakan kasus varian Omicron yang sudah terjadi terlebih dahulu di berbagai negara, pemerintah sudah melakukan banyak persiapan untuk menghadapinya.

Perbaikan berbagai sarana dan prasarana fasilitas kesehatan disesuaikan dengan karakter pakaian Omicron yang berbeda dengan sebelumnya dan membutuhkan penanganan yang berbeda pula. Salah satunya, melalui layanan e aplikasi layanan kesehatan.

Tak semua kasus Covid Omicron membutuhkan layanan langsung karena gejalanya tidak membahayakan. Yang paling penting meminimalkan kontak, ini akan mencegah penyebaran yang lebih luas.

Ketika hasil tes PCR saudara positif tanpa ada gejala, silakan melakukan isolasi mandiri di rumah selama 5 hari. Bila ada gejala batuk, pilek, atau gejala demam silakan gunakan layanan telemedicine atau ke puskesmas atau ke dokter terdekat.

Dengan demikian, beban fasilitas kesehatan dari puskesmas sampai rumah sakit bisa berkurang. Ini penting agar fasilitas kesehatan kita dapat lebih fokus menangani pasien dengan gejala berat maupun pasien-pasien penyakit lain yang membutuhkan layanan intensif.

Terakhir, saya minta bapak Ibu saudara-saudara sekalian tetap tenang, tidak panik, laksanakan selalu protokol kesehatan, kurangi aktivitas yang tidak perlu. Saya mengajak saudara sekalian menjaga kesehatan diri masing-masing sebaik-baiknya untuk meningkatkan imunitas.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Jokowi: Tidak Semua Kasus Omicron Punya Gejala Membahayakan


(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading