Internasional

Omicron 'Siluman' BA.2 Kuasai Tetangga RI, Jadi Kasus Umum

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
26 January 2022 16:30
Motorists queue at a checkpoint during a stricter lockdown as a precaution against the spread of the new coronavirus disease at the outskirts of Marikina City, Philippines on Friday, August 6, 2021. Thousands of people jammed coronavirus vaccination centers in the Philippine capital, defying social distancing restrictions, after false news spread that unvaccinated residents would be deprived of cash aid or barred from leaving home during a two-week lockdown that started Friday. (AP Photo/Basilio Sepe)

Jakarta, CNBC Indonesia - Subvarian 'siluman' BA.2 dari virus corona varian Omicron ternyata sudah menyebar massif di negara tetangga RI. Hal ini setidaknya terjadi di  Filipina.

Departemen Kesehatan (DOH) mengonfirmasi hal itu Selasa (25/1/2022). "BA.2 atau Omicron 'siluman' ini umum dalam kasus lokal di wilayah kami," kata Wakil Menteri Kesehatan Maria Rosario Vergeire dalam konferensi pers online.


Melansir Inquirer, DOH tetap mencatat bahwa presentasi klinisnya tidak berbeda secara signifikan dari garis keturunan Omicron asli. Vergeire menekankan tidak ada perbedaan yang signifikan dalam presentasi klinis antara BA.1 (Omicron asli) dan BA.2.

"Tidak ada perbedaan signifikan yang diamati dalam presentasi klinis BA.1 dan BA.2. Kami masih membutuhkan penelitian lebih lanjut karena pengamatan masih terbatas," katanya.

Omicron kini menjadi varian dominan di ibu kota Manila dan bagian lain negara itu. Dari 1,30% sampel yang diurutkan pada November, varian Omicron kini menyumbang 98,9% sampel dengan garis keturunan dalam urutan genom pada Januari.

Sementara itu, Subvarian 'siluman' BA.2 telah terdeteksi di setidaknya 49 negara, termasuk 17 negara bagian Amerika Serikat (AS). Data internasional menunjukkan varian ini dapat menyebar dengan relatif cepat namun perlu diteliti lebih lanjut apakah lebih berbahaya. 


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Maaf, Kalah RI! Ekonomi Filipina Meroket 7,1% di Q3 2021


(tfa)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading