Internasional

Perang Dunia 3 Makin Mengancam, Rusia Peringatkan AS-NATO

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
25 January 2022 12:04
lustrasi bendera Rusia - Amerika Serikat. AP/

Jakarta, CNBC Indonesia - Konflik antara Rusia dan Ukraina yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (The North Atlantic Treaty Organization/NATO) semakin menggelora. Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan aktivitas NATO di dekat perbatasan Rusia tidak dapat diabaikan militer Rusia.

"Tindakan ini dan peningkatan aktivitas NATO di dekat perbatasan kami tidak dapat diabaikan oleh militer kami, yang bertanggung jawab atas keamanan negara kami," kata Peskov berbicara Senin (24/1/2022) waktu setempat, dikutip dari kantor berita TASS.


"Bagaimanapun, ada proses latihan, manuver, dan pengembangan militer yang konstan yang tidak pernah berhenti dan akan terus berlanjut," jelasnya.

Rusia sendiri telah mengirimkan kapal perang Stoiky dan Soobrazitelny ke Laut Baltik. Ini untuk berpartisipasi dalam latihan perang angkatan laut besar-besaran di kawasan itu.

Manuver angkatan laut juga akan fokus pada langkah-langkah oleh Angkatan Laut dan Angkatan Udara untuk melindungi kepentingan nasional Rusia di samudra. Ini juga akan melawan ancaman militer dari arah laut dan samudera ke Rusia.

Sebelumnya AS sempat mengaku akan mengerahkan 8.500 tentara ke Ukraina. Dalam posisi "siaga tinggi", pasukan akan bergabung dengan tentara NATO lain mengamankan Ukraina.

Juru Bicara Pentagon AS John Kirby mengatakan hal akan mengirimkan sinyal yang sangat jelas ke Presiden Rusia Vladimir Putin. Ia menambahkan, merujuk ke data intelijen, Rusia sangat jelas tak memiliki niat untuk mengurangi eskalasi.

Kemarin, AS juga telah mengirimkan kapal induk, Harry S. Truman, ke Laut Hitam untuk bergabung bersama NATO.

Persoalan Rusia dan Ukraina kompleks. Bukan hanya melibatkan klaim wilayah, dalam hal ini Krimea yang dicaplok Rusia tahun 2014, tapi juga hegemoni Rusia dan Barat.

Sejak revolusi terjadi di tahun yang sama, yang menyingkirkan pemimpim pro-Rusia di negara itu, Ukraina semakin dekat dengan Barat. Bahkan Ukraina berniat menjadi bagian NATO.

Rusia menentang ini terjadi. Dikhawatirkan akan ada pangkalan militer NATO di dekat Rusia. Dalam pembicaraan damai Putin kerap meminta jaminan AS dan NATO terkait hal tersebut. Namun selalu deadlock, termasuk Jumat lalu.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Pindah ke Negara Ini, Dijamin Aman Dari Perang Dunia Ke-3


(tfa/tfa)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading