Siap-siap! Ini Prediksi IDI Soal Puncak Covid Omicron di RI

News - Lalu Rahadian, CNBC Indonesia
22 January 2022 12:00
Omicron Muncul di DKI Jakarta_cover

Jakarta, CNBC Indonesia - Penyebaran Covid-19 varian Omicron di Indonesia diprediksi segera mencapai puncaknya. Berdasarkan prediksi Ikatan Dokter Indonesia (IDI), puncak penyebaran Omicron akan terjadi 4 - 8 pekan ke depan atau sekitar Februari - Maret 2022.

Prediksi ini disampaikanKetua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban. Dia berkata, prediksi ini muncul berkaca dari pengalaman negara lain seperti Inggris dan Afrika Selatan yang sudah melalui fase puncak penyebaran Omicron di wilayah masing-masing.

"Perhitungan saja empat minggu paling lama 8 minggu akan tinggi banget di Indonesia," kata Zubairi dalam program Profit CNBC Indonesia,dikutip Sabtu(22/1/2022).


Meski diprediksi akan segera memasuki fase puncak penyebaran Omicron, Zubairi berharap Indonesia bisa mengendalikan varian terbaru Covid-19 ini. Harapan dimiliki karena Zubairi melihat Indonesia punya pengalaman bagus saat berhasil menurunkan positivity rate dari 44% pada Juli - Agustus 2021 menjadi kurang dari 1% di Oktober.

Pada cuitannya di akun Twitter pribadi pada Rabu (19/1) lalu, Zubairi menyebut positivity rate Indonesia kini sudah di angka 3,1%. Sementara tingkat positivity rate di DKI Jakarta naik ke angka 3,6%.

"Sebetulnya Jakarta selalu lebih rendah positivity rate-nya dibanding provinsi lain. Namun, saat ini tak bisa dihindari akan jadi paling tinggi--notabene merupakan gerbang masuk. Saya yakin, kalau segala upayanya seperti 2021, Jakarta bisa menekan positivity rate-nya lagi," tulis Zubairi di akun twitternya, Kamis (20/1).

Menurut Zubairi, kenaikan kasus Omicron di Indonesia khususnya Jakarta terjadi akibat impordari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).Hal inimenyebabkan tingkat okupansi pusatkarantina Wisma Atlet menjadi sangat tinggi.

Kondisi lainbisa terjadi apabila transmisi lokal mengambil alihpenyebaran Omicron di Indonesia. Zubairi mengatakan hal itu dapat membuat penularanvarian inimeluas ke daerah-daerah lain.

"Saya khawatirkan 3-4 minggu transmisi lokal mengambil alih mayoritas kasus, penularan merebak luas ke wilayah lain," ujarnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

3 Fakta Soal Omicron yang Jarang Diketahui, Apa Saja?


(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading