Waspada! Kasus Transmisi Lokal Omicron di Jakarta Menakutkan

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
22 January 2022 10:15
Infografis/RI Bobol Omicron! ini 6 negara Tetangga yang kena Juga/Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Jumlah kasus baru infeksi virus corona varian omicron terus bertambah di Indonesia, setidaknya tercatat 700 lebih kasus yang mayoritas berasal dari pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) dan ada juga yang berasal dari transmisi lokal.

Penambahan kasus terbesar terjadi di wilayah DKI Jakarta, menjadi klaster provinsi terbesar. Mengutip data Dinas Kesehatan Pemerintah DKI Jakarta, sudah ada 1.027 kasus Covid-19 Omicron per Kamis (21/1/2022).

Sebanyak 747 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 280 lainnya adalah transmisi lokal.


"Untuk itu perlu kita lakukan koordinasi dengan pemerintah daerah terkait pengetatan mobilitas dan juga dibarengi dengan penguatan protokol kesehatan, vaksin, booster, dan fasilitas pelayanan kesehatan," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Pemerintah juga sudah menyiapkan strategi penanganan. Mulai dari rencana pemberian paket obat bagi penderita gejala ringan, sedang dan berat. Supaya bisa mengurangi angka rawat inap di berbagai rumah sakit.

Tidak hanya itu, pemerintah juga melakukan pengetatan aturan bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri, meski aturan karantina dikurangi menjadi 7 hari dari 10 hari sebelumnya. Koordinator Tim Pakar Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito menegaskan mereka yang datang dari luar negeri akan diawasi ketat.

"Bagi para PPLN, akan dilakukan karantina selama 7 hari setelah mereka sampai. Selama karantina ini mereka akan dites PCR dan harus betul-betul aman sebelum masuk dalam komunitas," kata Wiku.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan meramal pada gelombang ketiga Covid-19 bisa terjadi pada pekan kedua atau ketiga Februari mendatang. Hal tersebut dikemukakan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi melalui pesan singkatnya kepada CNBC Indonesia.

"Potensi gelombang ketiga, kemungkinan minggu ke 2 atau ke 3 Februari," kata Nadia, menambahkan mengatakan kasus Covid-19 di Indonesia diperkirakan akan melambung tinggi. Pemerintah memperkirakan angka kasus bisa berada di sekitar 40.000-55.000 saat gelombang ketiga.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Jangan Abai Prokes, Ada 997 Orang Positif Covid Hari Ini!


(tfa/tfa)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading