Tanah Ibu Kota Baru 'Terbang': Sampai Jenderal Borong Kavling

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
20 January 2022 15:35
Sebagian lahan ibu kota baru di kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam. (CNBC Indonesia/Chandra Gian Asmara)

Jakarta, CNBC Indonesia - Properti tanah di Ibu Kota Negara (IKN) baru yang berlokasi di Kalimantan Timur kini menjadi primadona setelah pemerintah resmi memindahkan IKN dari Jakarta. Harga tanahnya pun kian naik seiring meningkatnya minat untuk berinvestasi.

Pemilik lahan di sekitar kawasan IKN pun memilih untuk menjual tanahnya, salah satunya Leny Melladia. Ia termasuk yang mengelola lahan miliknya jadi bisnis penjualan kavling.

Ia mengungkapkan bahwa ada kenaikan harga dari tahun ke tahun, yakni mulai dari akhir 2019 saat pengumuman IKN, hingga saat ini.


"Tahun 2019 menjual Rp 35 juta untuk ukuran 10x15 m (150 m2) sebanyak 29 kavling, langsung habis. Bahkan ada Jenderal Bintang 2 juga beli beberapa," kata Leny kepada CNBC Indonesia, Kamis (20/1/22).

Setahun berselang, saat 2020 Ia menjual kembali sebanyak 23 kavling, namun yang terjual hanya 7 kavling karena terbentur Peraturan Bupati mengenai penjualan lahan.

Namun, setelah aturan tersebut dicabut, penjualan kembali naik. Di tahap dua Ia menjual dengan banderol lebih tinggi.

"Kavlingan kedua dinaikkan, 2021 open di Rp 50 juga, ukuran 10x20 m. keluar Perbub sama sekali ngga ada yang beli. langsung stop, yang laku dari 23 sisa 7," sebutnya.

Kini Ia bakal menaikkan harga kavlingnya lagi untuk bulan depan, namun akhir bulan ini merupakan batas akhir sebelum harganya naik.

"Per Februari dinaikkan Rp 70 juta ukuran 10x20m. Last deal saya buatkan announcement ke konsumen bahwa last deal Januari masih Rp 50 juta untuk ukuran tersebut," kata Leny.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Mau Beli Tanah di Sentul? Perhatikan Hal ini Biar Gak Ketipu


(hoi/hoi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading