Industri Ramai Tumbuh di Jakarta, Tanah Turun Sampai Setengah Meter
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol menegaskan, pertumbuhan industri di tanah air sejatinya harus memikirkan kesinambungan. Pasalnya, pertumbuhan industri yang masif tanpa disadari justru membuat permukaan tanah menjadi turun.
Hanif mencontohkan, bahwa Indonesia yang saat ini sedang berlomba-lomba membangun industri yang masif di Jakarta. Namun, hal itu ternyata membuat permukaan tanah menjadi turun.
"Tanpa kita sadari permukaan tanah turun dari 3-5 cm, bahkan ada yang sampe setengah meter. keberlanjutan ini yang kemudian menjadi penting untuk kita integrasikan dalam pengambilan keputusan kita," terang Menteri Hanif dalam ESG Sustainability Forum 2026 CNBC Indonesia, Selasa (3/2/2026).
Atas hal itu, ia meminta kepada perusahaan-perusahaan untuk memiliki pandangan atau visi dan misi yang tidak hanya mengambil konsekuen pragmatis. Dan meminta untuk bisa membedah kondisi lagi dalam mengembangkan industri.
Di sisi lain, kata Hanif, Indonesia adalah negara yang benar-benar langsung berhadapan dengan perubahan iklim, krisis iklim pada saat itu terjadi.
"Kenapa demikian? karena Indonesia berada di daerah tropis, berada pada lintang rendah, mulai dari 6 LU, kemudian 11 LS, maka daerah itu sejatinya daerah yang paling rentan terkait perubahan iklim," tegas Hanif
(pgr/pgr)[Gambas:Video CNBC]