Ngeri! Korut Sukses Tembakkan Rudal yang Diangkut Kereta Api

News - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
15 January 2022 08:15
This photo provided by the North Korean government Thursday, Sept. 16, 2021, shows a test missile launched from a train on Sept. 15, 2021, in an undisclosed location of North Korea. North Korea says it succeeded in launching ballistic missiles from a train for the first time in part of continuing efforts to bolster its “war deterrence,” a day after the two Koreas tested-fired missiles hours apart. Independent journalists were not given access to cover the event depicted in this image distributed by the North Korean government. The content of this image is as provided and cannot be independently verified. Korean language watermark on image as provided by source reads: Foto: Ilustrasi rudal Korut yang diangkut dengan kereta api (AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Situasi di Semenanjung Korea masih terus memanas. Kemarin, militer Korea Utara (Korut) menembakkan dua peluru kendali taktis atau rudal yang diangkut dengan kereta api.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (15/1/2022), Militer Korea Selatan (Korsel) menyatakan telah mendeteksi peluncuran dua rudal balistik jarak pendek pada Jumat (14/1/2022). Peristiwa itu berlangsung beberapa jam usai Korut menuduh Amerika Serikat (AS) melakukan provokasi seiring penerapan sanksi terbaru terhadap Pyongyang.

"Tes diadakan untuk memeriksa dan menilai kemampuan peluru kendali taktis," demikian pernyataan kantor berita Korut, KCNA.

Sebelumnya, Korut pernah melakukan uji coba rudal dari kereta api pada September 2021.

"Peluncuran ini menunjukkan kemampuan manuver dan tingkat serangan yang tinggi. Sejumlah masalah dibahas untuk menyiapkan sistem operasi rudal yang dibawa kereta api yang tepat di seluruh negeri," tulis KCNA.

Kepala Staf Gabungan Korsel mengatakan rudal itu terbang sejauh 430 kilometer pada ketinggian 36 kilometer.

Ini merupakan uji coba ketiga peluncuran rudal Korut bulan ini. Sebelumnya, Korut meluncurkan rudal pada 5 Januari dan 11 Januari.

Merespons tindakan Korut, AS memberlakukan sanksi baru terhadap Pyongyang minggu ini. Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menilai Korut kemungkinan "berusaha mendapatkan perhatian" dengan serangkaian peluncuran rudal.

Menanggapi sanksi yang dijatuhkan AS, Korut menuduh Washington "secara sengaja meningkatkan" tensi antara kedua negara. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Korut menegaskan Korut memiliki "hak yang sah" untuk membela diri.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Awas Panas! Menlu AS Kecam Uji Rudal Korut Kim Jong-Un


(miq/miq)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading