Makin Berat 2022, Baru Pulih Harga Barang Naiknya Gila-gilaan

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
14 January 2022 11:20
INFOGRAFIS, Listrik Sampai LPG Bakal Naik, 2022 Kantong Bakal Makin Tipis

Jakarta, CNBC Indonesia - Memasuki tahun 2022 mungkin menjadi hal yang berat bagi sebagian orang. Terutama masyarakat golongan bawah atau miskin.

Bagaimana tidak, di tahun ini ada begitu banyak kenaikan harga yang dilakukan pemerintah. Mulai dari kenaikan cukai rokok, tarif listrik, bahan bakar dan terakhir adalah rencana kenaikan tarif KRL.


Padahal, kenaikan harga pangan seperti minyak goreng hingga telur ayam saja sudah membuat masyarakat menjerit.

Dengan kenaikan sekaligus di tahun ini, Ekonom CORE Piter Abdullah menilai ini akan menyusahkan masyarakat. Sebab, beban akan bertambah padahal pandemi masih ada.

"Tentu saja kebijakan ini tidak popular dan akan membebani masyarakat khususnya masyarakat miskin. Apalagi pandemi belum berakhir," ujarnya kepada CNBC Indonesia, Jumat (14/1/2022).

Menurutnya, memasuki tahun baru ini pemerintah seharusnya memberikan nafas kepada masyarakat untuk bisa memulihkan kondisi ekonominya. Sebab, masih banyak yang memulai tahun ini masih mencari pekerjaan atau memulai usaha baru nya, sehingga ekonominya belum stabil.

"Sebagian masyarakat masih mengalami penurunan income karena kena PHK, dirumahkan atau pemotongan gaji. Jadi beban mereka akan Lebih besar ketika harga merangkak naik," jelasnya.

Oleh karenanya ia menilai, pemerintah harusnya menunda beberapa kenaikan harga terutama dari administered price atau harga yang diatur pemerintah. Karena tanpa kenaikan ini pun inflasi sudah pasti naik, apalagi dinaikkan.

"Tanpa kenaikan harga administered pun inflasi diyakini akan naik. Seharusnya pemerintah tidak menambah kenaikan inflasi tersebut agar tidak terlalu membebani masyarakat miskin," kata dia.

Sejalan dengan Piter, Ekonom BCA David Sumual berharap pemerintah bisa mempertimbangkan kenaikan harga secara serentak di tahun ini. Jika tidak maka inflasi bisa merangkak lebih di atas target.

"Kemungkinan inflasi bergerak naik di tahun ini, mengarah kemungkinan di atas 3% atau sekitar 3%-4% di tahun ini," pungkasnya.

INFOGRAFIS, Listrik Sampai LPG Bakal Naik, 2022 Kantong Bakal Makin TipisFoto: Infografis/ Kantong Bakal Makin Tipis di 2022/ Edward Ricardo
INFOGRAFIS, Listrik Sampai LPG Bakal Naik, 2022 Kantong Bakal Makin Tipis


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Rusia-Ukraina yang Perang, Harga Pangan Dunia Beterbangan


(mij/mij)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading