Ekspor Disetop, Tapi Produksi Batu Bara Digenjot 663 Juta Ton

News - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
12 January 2022 15:02
Pekerja membersihkan sisa-sisa batu bara yang berada di luar kapal tongkang pada saat bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (22/11/2021). Pemerintah Indonesia berambisi untuk mengurangi besar-besaran konsumsi batu bara di dalam negeri, bahkan tak mustahil bila meninggalkannya sama sekali. Hal ini tak lain demi mencapai target netral karbon pada 2060 atau lebih cepat, seperti yang dikampanyekan banyak negara di dunia. (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan produksi batu bara pada 2022 melonjak 7,9% menjadi 663 juta ton dari realisasi produksi pada 2021 sebesar 614 juta ton.

Kenaikan produksi ini kontradiktif dengan disetopnya ekspor batu bara selama Januari 2022 ini.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan pihaknya berharap pandemi Covid-19 bisa teratasi, sehingga produksi bisa kembali meningkat.


"Di tahun 2022 kita harapkan produksi ini bisa kita tingkatkan ke 663 juta ton dan konsumsi dalam negeri meningkat 165,7 juta ton. Mudah-mudahan masalah pandemi bisa teratasi," tuturnya saat konferensi pers, Rabu (12/01/2022).

Arifin menyebut, dari target produksi batu bara pada 2022 sebesar 663 juta ton tersebut, 497,2 juta ton ditargetkan untuk diekspor dan 165,7 juta ton untuk penggunaan di dalam negeri.

Adapun target pemanfaatan batu bara di dalam negeri pada 2022 sebesar 165,7 juta ton itu naik 25% dari realisasi pemanfaatan batu bara di dalam negeri pada 2021 yang tercatat sebesar 133 juta ton.

Sementara ekspor batu bara pada 2022 ini naik 14,3% menjadi 497,2 juta ton dari realisasi 2021 sebesar 435 juta ton.

Seperti diketahui, sejak 1 Januari-31 Januari 2022 Kementerian ESDM melarang ekspor batu bara dikarenakan kritisnya kondisi pasokan batu bara untuk kepentingan dalam negeri, khususnya untuk pembangkit listrik.

Namun Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa keran ekspor batu bara akan mulai dibuka secara bertahap per hari ini, Rabu (12/01/2022).


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Maaf, RI Belum Izinkan Kapal Ekspor Batu Bara Berlayar!


(wia)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading