Pasok Migor ke Pasar, Mendag Ingatkan Jangan Ada Kecurangan

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
12 January 2022 14:45
Sejumlah warga antre membeli minyak goreng kemasan saat operasi pasar minyak goreng murah di Halaman Kantor Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (11/1/2022). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah memutuskan harga minyak goreng di tingkat konsumen mencapai Rp14.000 per liter untuk kemasan sederhana selama enam bulan ke depan. Dengan kebijakan ini, Kementerian Perdagangan memastikan harga minyak goreng bisa lebih stabil.

Untuk itu, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mewanti-wanti agar tidak ada aksi kecurangan, mengumpulkan minyak sederhana untuk diekspor kembali.

Mendag mengatakan, ada 1,2 miliar liter minyak goreng kemasan sederhana yang akan diluncurkan di pasar tradisional, juga pasar modern yang ada di seluruh Indonesia.


"Tengah minggu ini mau jalan 1,2 miliar liter. Ini pekerjaan besar harus bersama dengan syarat akuntabel. Kita nggak mau nanti terjadi kemasan sederhana dikumpulkan lalu diekspor lagi. Jadi, untuk rakyat Indonesia dari rakyat Indonesia," jelasnya.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan Oke Nurwan, menjelaskan skema ini bukan untuk menjaga harga, tapi untuk menyediakan minyak goreng kemasan di harga Rp14 ribu.

"Skemanya menyediakan minyak goreng kemasan di harga Rp14 ribu. Intinya bukan menekan harga, kalo nggak ada harga ini, bisa liar. Kalo ada harga ini masyarakat dapat,pengusaha juga tidak dirugikan. Jadi opsi mau beli yang bermerek silahkan, tapi juga ada minyak kemasan sederhana," jelasnya kepada CNBC Indonesia, usai acara peluncuran Holding BUMN Pangan ID Food, Rabu (12/1/2022).

Namun, dengan adanya skema ini, Oke meyakini, harga minyak goreng bermerek yang saat ini melonjak, akan terkerek turun.

"Otomatis harganya bakal turun karena ada kemasan yang dibatasi, terkendali dengan sendirinya," jelasnya.

Penjual gorengan (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)Foto: Penjual gorengan (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Penjual gorengan (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Sementara itu, Mendag menambahkan, pihaknya membuka opsi perpanjangan patokan harga minyak goreng kemasan Rp14 ribu per liter setelah periode 6 bulan ini berakhir, jika harga minyak goreng belum juga stabil.

"Untuk 6 bulan ini kita prediksi harga landai dan stabil setelah 6 bulan, kalau tidak kita lanjut lagi 6 bulan kedua. Jadi totalnya 2,4 miliar liter," jelasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Siap-siap, Besok Harga Minyak Goreng Rp11.500/Liter!


(dce/dce)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading