Biaya Cetaknya Mahal, Uang Rupiah Kertas Jangan Dilipat ya...

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
11 January 2022 17:55
Infografis: Uang Khusus HUT RI Rp 75.000

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) mengimbau masyarakat untuk menjaga uang rupiah dengan baik. Jangan merusaknya apalagi dilakukan dengan sengaja.

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menyebutkan, uang rupiah tidak hanya sebagai alat transaksi ekonomi tetapi juga melambangkan kedaulatan negara. Sehingga dinilai perlu dijaga agar tidak rusak terutama uang kertas.


Apalagi, saat ini banyak masyarakat yang melipat uang kertas untuk dijadikan mahar pernikahan.

"Jadi tolong dihargai sebagai simbol kedaulatan negara. Itu uang kalau dilipat akan semakin cepat rusak, kan sayang juga," ujarnya kepada CNBC Indonesia, Selasa (11/1/2022).

Apalagi, ia mengatakan biaya untuk mencetak uang tidak sedikit. Diperlukan biaya yang cukup mahal mulai dari membuat fitur rekaman hingga mencetaknya sendiri.

"Jadi hargailah, karena biaya cetaknya nggak murah," jelasnya.

Namun, ia menekankan untuk uang kertas yang dilipat sebagai mahar tidak akan dilakukan sanksi apapun. Hanya saja ia mengimbau agar uang jika dijadikan mahal tidak usah dilipat atau bisa mencari mahal lain.

"Kami nggak akan tindak secara hukum, kecuali masif dan demonstratif menyatakan ketidaksukaan terhadap rupiah sehingga sengaja merusaknya. Ini kita ada aturan bisa lakukan sesuai ranah hukum sesuai UU mata uang. Bahkan bukan hanya BI yang bertindak tapi bisa langsung penegak hukum," pungkasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Terungkap! Ini Biang Kerok 'Resesi Seks' di Singapura


(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading