Vaksinasi Anak di Jawa-Bali 36% RI Pede Hadapi Omicron

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
10 January 2022 16:07
Presiden Joko Widodo meninjau langsung vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak usia 6-11 tahun yang digelar di Kompleks SDN Cideng, Gambir, Jakarta, pada Rabu, 15 Desember 2021. Foto: BPMI Setpres/Lukas

Jakarta, CNBC Indonesia - Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, capaian vaksinasi dosis pertama untuk anak di wilayah Jawa dan Bali sudah mencapai 36%. Sementara, untuk capaian vaksin dosis I kelompok umum dan lansia, saat ini hanya tersisa 2 kabupaten di Jawa-Bali yang masih berada di bawah 50%.

"Pemerintah belum puas, kita dorong lagi vaksinasi anak meningkat. Kabupaten - kota dengan dosis 1 baik untuk kelompok umum dan lansia yang masih di bawah 60% menjadi prioritas percepatan, seperti Pamekasan, Sumedan dan lainnya," kata Luhut saat jumpa pers di Jakarta, Senin (10/1).

Luhut mengingatkan, peran semua pihak untuk ikut menekan potensi penyebaran Covid-19 di Tanah Air. Meski, tingkat antibodi di Indonesia diakui sudah tinggi.


"Meski antibodi sudah tinggi kita harus hati-hati. Kita menghitung ada 13,6 juta orang di Jawa-Bali dan atau sekitar 9% yang belum terlindungi. Angkanya tidak kecil," kata Luhut.

Luhut mengklaim, sistem kesehatan Indonesia sudah cukup menghadapi varian baru. Namun, imbuh dia, pencegahan adalah kunci utama dan membutuhkan kerja sama semua pihak. Untuk mencegah peningkatan kasus Omicron Covid-19.

"Kita mendorong vaksinasi di kabupaten - kota yang dosis pertama masih terealisasi di bawah 50%. Di Jawa - Bali hanya 2 kabupaten. Juga, langkah persiapan kepada seluruh daerah sedini mungkin mempersiapkan fasilitas RS, mitigasi hal tidak dinginkan," kata Luhut


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Alert! Kasus Covid-19 Varian Omicron Bermunculan


(dce/dce)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading