Internasional

Top! RI Dipuji PBB soal Penanganan Ancaman Baru Selain Covid

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
07 January 2022 07:00
Indonesia’s President Joko Widodo remotely addresses the 76th Session of the U.N. General Assembly by pre-recorded video in New York City, U.S., September 22, 2021. REUTERS/Eduardo Munoz/Pool

Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia dipuji Persatuan Bangsa-bangsa (PBB). Ini terungkap saat penyerahan surat kepercayaan Duta Besar Arrmanatha Nasir sebagai Wakil Tetap RI untuk PBB, di New York, Selasa (4/1/2022) waktu setempat.

PBB menyampaikan penghargaan yang tinggi ke RI atas peran aktif dan kepemimpinan negara ini dalam memperkuat multilateralisme. "Indonesia adalah mitra penting PBB dan PBB akan tingkatkan terus kerja sama dan memberikan perhatian kepada Indonesia," tegas Sekjen Antonio Guterres, dikutip Jumat (7/1/2021).




Pujian itu juga diberikan ke RI soal ancaman baru dunia selain Covid-19, yakni perubahan iklim. Hal ini merujuk ke fenomena perubahan pola keikliman yang berpengaruh terhadap perubahan pola cuaca suatu daerah hingga dunia dalam jangka panjang

Perubahan iklim memiliki banyak dampak di muka bumi, mulai dari naiknya suhu muka bumi, perubahan musim tanam, curah hujan dan musim kering, gelombang panas hingga es kutub mencair dan kenaikan muka air laut. Intinya, dampak perubahan iklim bisa berbeda di setiap daerah tergantung geografis dan kondisi keikliman lokal.

Guteress memuji upaya Indonesia untuk melakukan transisi energi. Guterres berharap agar RI bisa makin berkontribusi besar lagi dalam sejumlah masalah yang menjadi tatanan global saat ini, bukan hanya perubahan iklim, tapi juga pemulihan ekonomi pasca pandemi dan situasi di kawasan.

Indonesia menjadi negara anggota PBB sejak 28 September 1950, negara ke-60 dari 193 negara anggota PBB. Saat ini, Indonesia menjabat sebagai Wakil Ketua Committee on the Exercise of the Inalienable Rights of the Palestinian People/CEIRPP (Komite PBB untuk Palestina) dan Wakil Ketua Komite Dekolonisasi.

Indonesia juga merupakan anggota Dewan Ekonomi dan Sosial PBB (UN ECOSOC) untuk periode 2021 hingga 2023. ECOSOC merupakan forum PBB yang mendorong upaya pencapaian target pembangunan yang berkelanjutan.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Dunia Sudah Bersiap dari Ancaman Lebih Ngeri Selain Covid-19


(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading