2021 in Review

Bak di Wakanda, Tanah di Gunung Ini Mengandung 90% Emas

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
01 January 2022 06:15
Sebuah gunung emas baru ditemukan di Kongo, Afrika. Dikutip dari Unilad, lokasi gunung itu berada di desa Luhihi yang berjarak 50 kilometer dari ibu kota provinsi Kivu Selatan, Bukavu. (Tangkapan Layar)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kabar mengejutkan datang dari Kongo pada Maret 2021 lalu. Dalam sebuah laporan BBC, dikabarkan bahwa ada sebuah gunung di negara itu yang memiliki kandungan emas mencapai 90%.

Lokasi gunung itu berada di desa Luhihi, berjarak 50 kilometer dari ibu kota provinsi Kivu Selatan, Bukavu. Karena kadungannya yang tinggi, emas dengan mudah didapat ketika mencelupkan tanah ke air.


Dalam laman Twitter, seorang jurnalis asal Yaman, dengan akun @AhmadAlgohbary, terlihat bagaimana penampakan warga di gunung tersebut. Bukan hanya berebut mengeruk tanah di gunung itu, ia juga mencantumkan bagaimana video orang-orang memisahkan tanah dan emas dengan air di lokasi tersebut.



Menteri Pertambangan Kivu Selatan Venant Burume menyatakan bahwa sebenarnya penemuan ini sudah dari akhir Februari lalu. Tidak lama setelah penemuan itu, banyak orang termasuk angkatan bersenjata Kongo (FARDC) datang ke lokasi untuk berusaha mencari emas-emas itu.

Akibatnya pemerintah mengeluarkan peraturan untuk menghentikan sementara aktivitas penambangan. Dalam sebuah surat perintah pemerintah menginstruksikan pedagang, penambang dan anggota angkatan bersenjata Kongo agar meninggalkan lokasi tambang.

Hal ini dilakukan untuk mengidentifikasi penambang dan memastikan mereka terdaftar dengan benar di administrasi pertambangan. Selain itu, ini berguna untuk menghindari makin memanasnya konflik.

Emas menjadi komoditas penting untuk menjadi bahan pendanaan konflik di negara-negara Afrika. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa seringkali kelompok bersenjata terlibat dalam penambangan dan memaksa orang lain untuk menambang serta memungut retribusi yang tinggi dari para penambang itu.

Selain itu kelompok bersenjata juga menyelundupkan dan memperdagangkan emas hasil penambangan yang sebenarnya ilegal itu. Hasil dari penjualan emas itu kemudian digunakan salah satunya untuk membeli senjata dan amunisi, mengamankan logistik peperangan, atau membayar gaji para pejuang.

Kongo sendiri bukan penghasil emas terbesar di dunia. Di kawasanpun, ia masih kalah dengan negara lain Afrika Selatan (Afsel), Ghana, dan Mali.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Astaga! Ada 'Bisnis Covid' di Negara Ini, Bawa Dana IMF


(tps/tps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading