Tenang, Pertamina Masih Jualan BBM Pertalite di 2022!

News - Wilda Asmarini, CNBC Indonesia
29 December 2021 13:45
Pengendara motor mengatre untuk mengisi bahan bakar Pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kawasan Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (17/9/2020). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina (Persero) menegaskan bahwa perseroan masih akan tetap menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin dengan nilai oktan 90 atau Pertalite pada 2022 mendatang.

Kepastian ini diungkapkan oleh Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dan juga Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Nicke mengatakan, penjualan Pertalite pada tahun depan sebagai salah satu upaya perusahaan untuk menjembatani masa transisi peralihan ke BBM yang lebih ramah lingkungan dari sebelumnya masih ada yang menggunakan bensin Premium (RON 88). Pada akhirnya, imbuhnya, ini bisa turut berkontribusi pada pengurangan emisi karbon.


"Pertalite masih ada di pasar tapi kami mendorong untuk menggunakan yang lebih baik atau Pertamax agar kita bisa berkontribusi terhadap penurunan karbon emisi," ungkapnya di Istana Wakil Presiden, Selasa (28/12/2021).

Menurutnya, kini kesadaran masyarakat untuk menggunakan BBM yang lebih berkualitas dan lebih ramah lingkungan semakin tinggi. Terlihat dari penyerapan bensin Premium oleh masyarakat yang semakin menurun dan emisi karbon yang bisa semakin ditekan.

"Kesadaran masyarakat untuk menggunakan BBM yang lebih ramah lingkungan ini meningkat. Selama Juni 2020 sampai dengan hari ini karbon emisi yang berhasil kita turunkan adalah 12 juta ton CO2 ekuivalen," tuturnya.

Hal senada diungkapkan oleh Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Ahok mengungkapkan bahwa bensin Premium direncanakan pada 2022 akan ditiadakan, namun bensin Pertalite masih akan tetap ada.

"Tergantung pemerintah (penghapusan Premium). Intinya Pertalite ada di tahun depan," ungkap Ahok kepada CNBC Indonesia, Senin (27/12/2021).

Berdasarkan data Pertamina, penjualan Premium pada Oktober 2021 juga hanya tinggal 2% dibandingkan total penjualan BBM perseroan.

Adapun kontribusi terbesar yakni Pertalite dengan porsi sebesar 50%, kemudian disusul gasoil (diesel/Solar) sebesar 33%, kemudian Pertamax (RON 92) 13%, dan Pertamax Turbo 1%.

Sebelumnya, Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Soerjaningsih mengungkapkan, saat ini pemerintah tengah menyusun roadmap BBM ramah lingkungan, di mana nantinya Pertalite juga akan digantikan dengan BBM yang kualitasnya lebih baik.

"Dengan roadmap ini, ada tata waktu di mana nantinya kita akan menggunakan BBM ramah lingkungan. Ada masa di mana Pertalite harus dry, harus shifting dari Pertalite ke Pertamax," ujarnya melalui siaran resmi, seperti dikutip Kamis (23/12/2021).


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

BPH Migas Tunggu Arahan Pemerintah 'Suntik Mati' BBM Premium


(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading