Internasional

Aduh, Muncul Klaster Omicron Pertama di Thailand!

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
24 December 2021 20:32
Health workers wearing protective suits administer the COVID-19 swab test on a tourist after they arrive a hotel during the first day of the country's reopening campaign, part of the government's plan to jump start the pandemic-hit tourism sector in Bangkok, Thailand November 1, 2021. REUTERS/Chalinee Thirasupa

Jakarta, CNBC Indonesia - Thailand melaporkan munculnya klaster domestik pertama infeksi virus Corona varian Omicron di Provinsi Kalasin, timur laut Thailand, Jumat (24/12/2021).

"Dari klaster Kalasin ada 21 kasus baru," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Thailand Apisamai Srirangsan, dikutip dari Channel News Asia (CNA), Jumat (24/12/2021).

Infeksi berasal dari pasangan yang melakukan perjalanan dari Belgia melalui Test & Go, skema yang membebaskan karantina untuk kedatangan yang divaksinasi. Keduanya dites negatif untuk infeksi sebelum bepergian dan setelah tiba di Thailand pada awal Desember.


"Pada 15 Desember, mereka mulai memiliki gejala dan dites positif dan kemudian dikonfirmasi memiliki varian Omicron," katanya.

Pengumuman itu muncul saat kota Bangkok membatalkan kegiatan Tahun Baru yang disponsori pemerintah, termasuk ritual beribadah tengah malam. Namun, kembang api dan acara hitung mundur yang diselenggarakan oleh mal masih berlangsung, tetapi pengunjung harus memperlihatkan bukti vaksinasi dan hasil negatif tes antigen.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan mengatakan akan memperkenalkan dosis booster keempat untuk tenaga medis.

Klaster lain di wilayah selatan negara itu juga sedang diselidiki. Sejauh ini, Thailand memiliki 205 infeksi dari varian Omicron, sebagian besar pada pendatang asing. Dari jumlah itu, 25 orang terinfeksi Omicron oleh mereka yang datang dari atas kapal.

Negara tersebut melaporkan transmisi lokal pertamanya dari varian tersebut pada Senin lalu. Akibatnya, Thailand kembali memberlakukan aturan karantina untuk kedatangan asing.

Thailand telah melaporkan total 2,2 juta infeksi corona yang dikonfirmasi dan 21.528 kematian. Sekitar 62% dari sekitar 72 juta orang yang tinggal di negara itu telah menerima dua dosis vaksinasi.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Warga RI, Masuk Singapura-Thailand Tak Lagi Bebas Karantina


(tfa/wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading