Ambyar! Sri Mulyani 'Murka' Bongkar Borok BUMN

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
17 December 2021 08:35
INFOGRAFIS, Semi Infrastruktur Jokowi, Utang bumn karya tembus 27 triliun

Apabila menelisik rasio utang lewat DER, ada 12 emiten yang memiliki posisi DER sangat tinggi, yakni semua emiten dari sektor BUMN Karya dan perbankan.

Hanya saja, DER yang tinggi untuk sektor konstruksi dan perbankan seringkali dianggap wajar.


Untuk sektor konstruksi, misalnya, tinggi DER lazim terjadi lantaran tingginya modal kerja dan biaya operasi di awal proyek dan waktu pengembalian atas modal yang dikeluarkan juga relatif lebih lama.

Sementara, untuk sektor perbankan, DER tinggi terjadi karena memiliki model usaha berupa simpan pinjam. Dana dari nasabah atau dana pihak ketiga (DPK) terhitung sebagai utang yang membuat DER sebuah bank menjadi tinggi. Bahkan, beberapa DER emiten bank tergolong tinggi sekali, seperti DER PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) yang mencapai 940,76% atau 9,4 kali.

Namun, biasanya, yang lebih diperhatikan dalam menganalisis keuangan perbankan adalah rasio lainnya, seperti Capital Adequacy Ratio (CAR), rasio kecukupan modal hingga posisi kredit bermasalah alias non-performing loan (NPL) dan beberapa nama lagi. Adapun sejauh ini, kedua indikator tersebut tergolong aman.


[Gambas:Video CNBC]

(mij/mij)
HALAMAN :
1 2 3
Artikel Selanjutnya

Kapan PMN Kereta Cepat Cair? Ini Jawaban Sri Mulyani

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading