Varian Omicron Sudah Masuk RI, Jokowi: Tak Terelakkan

News - Monica Wareza, CNBC Indonesia
16 December 2021 16:35
Keterangan Pers Presiden Jokowi terkait Perkembangan Covid-19, Istana Merdeka,16 Desember 2021 (Tangkapan Layar via Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara terkait ditemukannya kasus pertama Covid-19 varian omicron di Indonesia. Masuknya varian baru ini tidak terelakkan.

"Sebagaimana sudah disampaikan Menteri Kesehatan varian Omicron sudah terdeteksi di Indonesia. Ini memang tak terelakkan karena salah satu karakter varian ini adalah penularan sangat cepat," ujarnya dalam konferensi pers digital di Jakarta, Kamis (16/12/2021).

Untuk itu, Jokowi mengimbau masyarakat untuk bersama-sama sekuat tenaga agar varian omicron tidak meluas di tanah air, jangan sampai terjadi penularan lokal.


"kita harus berupaya menjaga situasi di Indonesia tetap baik, kita pertahankan jumlah kasus aktif agar tetap rendah, tingkat penularan kita awasi agar bertahan di bawah 2, jangan sampai itu melonjak lagi," terangnya.

Jokowi juga meminta semua warga maupun pejabat negara untuk menahan diri tidak bepergian ke luar negeri. Paling tidak sampai situasi mereka.

"Semua warga yang belum mendapatkan dua kali vaksin, apalagi yang sama sekali belum divaksin segeralah mendatangani fasilitas-fasilitas kesehatan untuk mendapatkan vaksin," terangnya.

"Meski situasi di dalam negeri sudah mendekati normal, saudara saudara semuanya jangan kendor menerapkan protokol kesehatan, tetap memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan. dan untuk pemerintah daerah saya minta agar testing dan tracing kontak erat digencarkan lagi di tingkatkan lagi."


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Cegah Masuknya Omicron, Epidemiolog Minta Deteksi Diperluas


(roy/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading