Sektor Tambang Picu Pertumbuhan Pesat Ekonomi Papua

News - Lalu Rahadian, CNBC Indonesia
15 December 2021 19:12
FILE PHOTO: Trucks are parked at the open-pit mine of PT Freeport's Grasberg copper and gold mine complex near Timika, in the eastern region of Papua, Indonesia on September 19, 2015 in this file photo taken by Antara Foto.   REUTERS/Muhammad Adimaja/Antara FotoATTENTION EDITORS - THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY. IT IS DISTRIBUTED, EXACTLY AS RECEIVED BY REUTERS, AS A SERVICE TO CLIENTS. FOR EDITORIAL USE ONLY. NOT FOR SALE FOR MARKETING OR ADVERTISING CAMPAIGNS MANDATORY CREDIT. INDONESIA OUT. NO COMMERCIAL OR EDITORIAL SALES IN INDONESIA./File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Pertumbuhan ekonomi di Papua pada kuartal III/2021 menjadi yang tertinggi bila dibandingkan provinsi lain di Indonesia. Hingga akhir September 2021, pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua mencapai 14,54% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Angka tersebut jauh di atas tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada periode yang sama yaitu 3,51%. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi yang tinggi di Papua, salah satunya disebabkan oleh sektor pertambangan dan penggalian.

Sektor usaha tersebut tumbuh hingga 37,56% secara tahunan per akhir September 2021. Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana Helena Robaha berkata, sektor pertambangan dan penggalian adalah sektor vital dalam perekonomian di Bumi Cendrawasih.


"Tanpa dukungan sektor pertambangan dan penggalian, produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga konstan (ADHK) Papua hanya tumbuh 2,42% di triwulan III/2021," ujarnya seperti tertulis di keterangan resmi, Rabu (15/12/2021). 

Salah satu perusahaan yang berkontribusi besar dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi pesat di Papua adalah PT Freeport Indonesia (PTFI). Dalam kurun Juli - September 2021, produksi PTFI dari tambang di Mimika sangat moncer.

Sebagai buktinya, di periode tersebut produksi bijih tembaga PTFI mencapai 956 juta ton atau tumbuh 76,05% secara tahunan. Produksi emas PTFI juga naik 67,76% secara tahunan menjadi 968 ribu ounce pada periode yang sama.

"PT Freeport Indonesia bersyukur bahwa peningkatan produksi kami turut menggenjot pertumbuhan ekonomi yang signifikan bagi Papua di triwulan III/2021. Kami menyadari pencapaian yang baik bagi Papua ini melibatkan peran seluruh pemangku kepentingan, termasuk para karyawan PTFI serta masyarakat yang terus mendukung keberlanjutan operasi kami di Mimika," kata Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas.

Menurut Tony, PTFI akan terus mengedepankan kolaborasi bersama pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan untuk mempercepat tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di Papua.

"Kami senantiasa membuka pintu kolaborasi guna mewujudkan visi Papua Bangkit, Mandiri, dan Sejahtera," katanya.

Tidak hanya meningkatkan produksinya, PTFI juga kerap melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar area pertambangan. Salah satunya, PTFI bersama Pemerintah Kabupaten Mimika, Keuskupan Timika, Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK), serta berbagai pihak lain kerap melakukan program bantuan langsung, pembangunan infrastruktur, dan pengembangan kapasitas masyarakat untuk berwirausaha. Kontribusi ini mendapat apresiasi dari pemda setempat.

"Pembangunan yang PTFI lakukan tidak hanya terwujud melalui tingginya angka pertumbuhan ekonomi Papua, namun juga tercermin melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar area operasi PTFI, sejalan dengan tujuan pembangunan daerah Mimika," kata Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mimika, Yohana Paliling.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Jokowi Terbang ke Gresik, Resmikan Pabrik Smelter Freeport!


(pay/pay)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading