Bikin Murka Bos KCIC, Begini Nasib Kontraktor Kereta Cepat!

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
09 December 2021 17:55
Pembongkaran Pier di Proyek KCJB.

Jakarta, CNBC Indonesia - Proyek kereta cepat dihebohkan dengan kecelakaan pada proses konstruksi dimana sebuah pilar jalur kereta cepat menimpa dua alat berat ekskavator di Karawang, Jawa barat. Bahkan video kecelakaan itu sampai viral pada platform media sosial Instagram.

GM Sekretaris PT KCIC Mirza Soraya menjelaskan pihak manajemen mengambil tindakan tegas atas kelalaian kontraktor yang tidak mengikuti standar operasi konstruksi yang ditetapkan. Meski demikian kontraktor tersebut masih digunakan untuk pembangunan proyek.

"Kontraktor ditegur dan diberikan surat peringatan, dan diminta untuk membangun kembali pier tersebut dengan biaya mereka," kata kepada CNBC Indonesia, Kamis (9/12/2021).


Artinya, manajemen KCIC tidak menanggung kerugian materil adanya kecelakaan itu. Sehingga tidak akan mempengaruhi pembengkakan biaya pembangunan atau cost overrun yang saat ini tengah menjadi isu pembangunan sepur cepat Jakarta - Bandung ini.

Kejadian ini terjadi saat kontraktor lalai dalam melaksanakan standar operasi yang sudah ditetapkan sehingga tiang raksasa itu menimpa ekskavator yang digunakan, yang juga terlihat dalam video kejadian itu.

Direktur Utama PT KCIC Dwiyana Slamet Riyadi, mengatakan kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa, karena operator yang menjalankan ekskavator berhasil menyelamatkan diri sesaat sebelum reruntuhan menimpa.

SOP Engineering terkait dengan pembongkaran pier untuk rework sudah ditetapkan termasuk aspek keselamatan konstruksinya, namun berdasarkan hasil investigasi yang sudah dilakukan oleh KCIC didapatkan bahwa kontraktor melanggar SOP tersebut sehingga timbul kejadian seperti yang ada didalam video.

Hal ini juga membuat bos dari KCIC marah besar, dan tidak mentolerir kesalahan dari pihak kontraktor yang tidak mengikuti SOP.

"PT KCIC tidak mentolerir adanya kesalahan konstruksi yang melebihi toleransi yang dipersyaratkan," tegasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Uang Negara Demi Kereta Cepat China, Relakah Anda?


(hoi/hoi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading