Tanggap darurat erupsi Semeru

Update BNPB: 27 Orang Masih Hilang, 2.004 Terpaksa Mengungsi

News - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
06 December 2021 19:51
Trees covered with volcanic ash are seen in an area affected by the eruption of Mount Semeru volcano in Candipuro district, Lumajang, Indonesia, December 6, 2021. REUTERS/Willy Kurniawan

Jakarta, CNBC Indonesia - Puluhan orang masih hilang selepas bencana erupsi Gunung Semeru, Sabtu (4/12/2021). Demikian disampaikan Abdul Muhari selaku Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana dalam keterangan pers, Senin (6/12/2021) malam.

"Masih ada 27 korban hilang yang saat ini masih menjadi fokus pencarian oleh tim pencarian dan penyelamatan korban," ujarnya.

Kemudian, lanjut Abdul, total masyarakat terdampak baik itu di dua kecamatan yang terdampak langsung guguran awan panas (Pronojiwo dan Candipuro) maupun di 8 kecamatan yang terdampak debu vulkanik sejumlah 5.205 orang.

Untuk pengungsi, menurut dia, saat ini jumlah masyarakat yang mengungsi di 19 titik pengungsian itu total 2.004. Perinciannya 305 di 9 titik Kecamatan Pronojiwo, 1.136 jiwa di 6 titik Kecamatan Candipuro, dan 563 jiwa di 4 titik Kecamatan Pasirian.

"Tentu saja untuk kebutuhan logistik dasar, makanan, selimut, matras, dan lain-lain saat ini sudah terpenuhi. Meskipun jika ada nanti penambahan kebutuhan segenap perwakilan K/L sudah sangat siap untuk memenuhi kebutuhan tersebut," kata Abdul.



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Update Erupsi Semeru: 14 Warga Meninggal, 1.300 Mengungsi


(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading