Kronologi Pemecatan Bos BUMN, dari MIND ID Hingga PLN

News - Monica Wareza, CNBC Indonesia
06 December 2021 15:15
Menteri BUMN Erick Thohir Saat Groundbreaking Pembangunan Smelter PT Freeport Indonesia, KEK Gresik, 12 Oktober 2021. (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir hari ini, Senin, 6 Desember 2021 baru saja mengganti Direktur Utama PT PLN (Persero). Erick mengganti Zulkifli Zaini dan mengangkat Darmawan Prasodjo sebagai Direktur Utama PLN.

Seperti diketahui, Darmawan Prasodjo sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PLN sejak 23 Desember 2019.

Sebelum mengganti Direktur Utama PLN, Erick Thohir pada akhir Oktober lalu juga baru saja mencopot Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak. Pada Jumat, 29 Oktober 2021, RUPS MIND ID memutuskan mengganti Orias Petrus Moedak dari jabatan Direktur Utama MIND ID sejak 25 November 2019 lalu.


Erick pun menunjuk dan mengangkat Hendi Prio Santoso sebagai Direktur Utama MIND ID per 29 Oktober 2021. Hendi sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Semen Indonesia sejak 15 September 2017.

Lantas, kenapa tiba-tiba Erick Thohir memutuskan merombak pimpinan kedua BUMN energi ini? Apalagi kedua pimpinan ini berhasil membawa perseroan pada peningkatan kinerja keuangan di tahun ini.

Pergantian jabatan pimpinan Holding BUMN tambang ini cukup mengejutkan karena sehari sebelumnya MIND ID baru saja mengumumkan lonjakan laba signifikan. MIND ID mencatatkan kenaikan laba bersih menjadi Rp 9,8 triliun selama periode Januari hingga 30 September 2021, dibandingkan periode yang sama tahun 2020 di mana perusahaan mencatat rugi bersih Rp 1,4 triliun.

Lantas, kenapa Dirut MIND ID ini diganti? Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga pun angkat bicara mengenai pergantian Dirut MIND ID ini.

Arya pun mengatakan, perombakan ini dilakukan untuk mencapai beberapa tujuan, antara lain:

1. Akselerasi transformasi industri tambang yang berbasis sustainable dan environmental friendly practices dengan mengoptimasi program digitalisasi dan automasi mekanisasi smart mining 5.0.

2. Pengembangan hilirisasi industri tambang menuju integrated metal & mineral comprehensive upstream & downstream processing untuk memaksimalkan value dan nilai yang bisa diperoleh di dalam negeri, sehingga terbangun industri dalam negeri yang kuat.

3. Menjadi motor penggerak terdepan dalam inisiatif pengembangan industri electric mobility nasional yang bertujuan untuk mengurangi defisit devisa negara akibat net import energi, serta pengurangan emisi karbon di sektor transportasi darat.

"Juga untuk mengakselerasi terciptanya ekosistem yang terintegrasi di sektor electric mobility dengan membuka peluang investasi dan kerja sama dengan player electric mobility global," tuturnya, Jumat (29/10/2021).

Hampir senada dengan alasan penggantian Direktur Utama MIND ID, Erick Thohir pun menyebut alasan transisi energi dan tantangan menghadapi energi hijau sebagai alasan penggantian Direktur Utama PLN ini.

Menurut Erick, selama dua tahun menjabat sebagai Direktur Utama PLN, Zulkifli telah memperbaiki kinerja keuangan PLN dan berhasil membawa PLN mencetak pendapatan usaha sebesar Rp 345,4 triliun dan mencapai laba bersih Rp 5,99 triliun pada 2020. Laba ini naik 39,3% dibandingkan pada 2019.

Namun demikian, Erick menekankan tantangan ke depan PLN bukan hanya pada perbaikan finansial, namun juga bagaimana PLN mampu menyediakan akses kelistrikan ramah lingkungan bagi masyarakat terutama karena penerapan gaya hidup hijau dan ramah lingkungan atau 'eco-lifestyle' di tengah masyarakat.

Menurutnya, 'eco-lifestyle' menjadi kebutuhan utama masyarakat di masa depan, mulai dari ekosistem kendaraan listrik, kompor induksi dan pembangkit listrik berbasis energi hijau. Oleh karena itu, pergantian jabatan ini diharapkan PLN mampu menghadapi tantangan transisi energi ini ke depannya.

"Tantangan transformasi PLN ke depan tidak hanya terbatas pada perbaikan finansial PLN tetapi juga bagaimana menghadapi tantangan zaman di mana energi yang lebih hijau dan penerapan "eco-lifestyle" menjadi kebutuhan utama demi menciptakan lingkungan yang berkesinambungan untuk generasi masa kini dan generasi masa depan," tuturnya saat memberikan sambutan pemberian Surat Keputusan RUPS PLN di Kantor Pusat PLN, Senin (06/12/2021).

"Oleh karena itu, arahan saya agar Direktur Utama dapat memimpin PLN untuk mulai melakukan perbaikan atas model bisnis dan juga menyiapkan organisasi PLN yang lebih lean dan efektif. PLN perlu mempersiapkan diri untuk melakukan akselerasi bisnis dalam menghadapi tren baru seperti ekosistem kendaraan listrik," lanjutnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Erick: Konversi 50 GW PLTU PLN ke Energi Hijau Tak Terelakkan


(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading