Tetangga RI Kejebolan Omicron, Jokowi Siapkan 'Senjata' Ini

News - Teti Purwanti, CNBC Indonesia
05 December 2021 07:41
Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan pada Peluncuran Peta Jalan Ekonomi Kerthi Bali, yang diselenggarakan di Three Mountain Bamboo Pavilion, Kura-Kura Bali, Kota Denpasar, Provinsi Bali, pada Jumat, 3 Desember 2021. (Dok: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Setidaknya sudah 38 negara sudah kemasukan varian baru virus corona B.1.1.529 atau Omicron. Tidak terkecuali dengan beberapa negara tetangga Indonesia.

Singapura, Malaysia, dan Australia sejauh ini sudah melaporkan adanya kasus infeksi Covid-19 terkait dengan varian yang dilaporkan pertama kali di wilayah Afrika Selatan (Afsel) ini. Bukan hanya kasus impor, ada pula yang melaporkan infeksi melalui transmisi lokal.




Hal ini menjadi kegelisahan tersendiri bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ini terungkap saat ia memberikan pengarahan kepada Kepala Kesatuan Wilayah di Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Jumat (3/12/2021).

"Tadi pagi saya sudah dapat kabar [varian Covid-19 omicron] sudah sampai ke Singapura," kata Jokowi.

Jokowi mengakui bahwa perkembangan kasus Covid-19 di Tanah Air kini kian terkendali. Bahkan, Indonesia kini sudah masuk sebagai negara yang masuk kategori level 1 wilayah Covid-19 berdasarkan data WHO.

"Ancaman ini belum selesai. Kita boleh bersyukur, boleh berbangga, tapi tetap harus waspada. Hati-hati yang namanya sekarang ancaman gelombang keempat varian omicron," jelasnya.

Jokowi meminta aparat TNI dan Polri betul-betul dapat menjaga wilayah perbatasan. Pasalnya, ada kemungkinan varian tersebut di bawa oleh orang-orang asing maupun WNI yang bekerja di luar negeri.

"Saya minta sekali lagi ke Pak Kapolri, dan seluruh jajaran. Panglima TNI beserta semua jajaran, vaksinasi ini segera kita selesaikan," tegasnya.

Maka dari itu, Jokowi mengingatkan kepada jajarannya agar tidak lengah. Menurutnya, pandemi akan terus berpengaruh terhadap keberlangsungan kegiatan ekonomi politik di suatu negara.

"Karena yang namanya pandemi ini bisa berefek ke beberapa negara itu ke ekonomi jatuh. Ekonomi jatuh itu bisa berimbas kepada politik. Hati-hati," katanya.

Apalagi Jokowi mengatakan varian Covid-19 omicron juga diperkirakan bisa menerobos sel antibodi tubuh manusia yang memang sudah imun terhadap virus tersebut.

"Kemungkinan besar juga bisa escape immunity. Artinya dia bisa masuk ke sela-sela antibodi kita yang sudah imun, dia bisa menerobos," jelasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Jokowi: Omicron Belum Menunjukkan Karakter Membahayakan!


(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading