Dilantik Jokowi, Ini Kekayaan KSAD Dudung & Jenderal Andika

News - Chandra G A, CNBC Indonesia
17 November 2021 14:24
Pelantikan Panglima TNI, Andika Perkasa di Istana Negara, 17 November 2021

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi telah melantik Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Selain itu, Panglima TNI kini juga sudah berganti dari Hadi Tjahjanto ke Andika Perkasa.

Dudung sebelumnya menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) dengan pangkat Letnan Jenderal akan menggantikan Andika Perkasa yang dilantik sebagai Panglima TNI.

Lantas, berapakah kekayaan Dudung Abdurachman?


Mengutip Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), total kekayaan Dudung Abdurachman mencapai Rp 1,08 miliar. Jumlah ini dilaporkan pada 21 Februari 2021 untuk laporan periodik tahun 2020.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa Dudung Abdurachman memiliki dua bidang tanah di Magelang dan Bandung dengan nilai total mencapai Rp 640 juta.

Adapun rinciannya adalah tanah dan bangunan seluas 104 m2/104 m2 di Magelang dengan estimasi nilai sebesar Rp 400 juta, serta tanah dan bangunan seluas 144 m2/108 m2 di bandung dengan estimasi 240 juta.

Dudung juga memiliki sejumlah kendaraan seperti mobil Toyota Veloz senilai Rp 180 juta, motor Honda PCX senilai Rp 32 juta, dan mobil Toyota Fortuner senilai Rp 525 juta.

Selain itu, Dudung juga memiliki kas dan setara kas senilai Rp 110,8 juta dan utang sebesar Rp 402 juta.

Adapun jumlah kekayaan Dudung Abdurachman meningkat sekitar Rp 475 juta dari yang dilaporkan sebelumnya pada 11 Maret 2020 lalu.

Kekayaan Jenderal Andika Perkasa

Pria yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu diketahui memiliki total harta kekayaan sekitar Rp179 miliar, dan tanpa utang. Angka itu merupakan pencatatan terbaru di Laporan Harta dan Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berdasarkan data yang tercatat di situs elhkpn.kpk.go.id, kekayaan Andika terdiri dari harta bergerak dan tidak bergerak. Andika mempunyai 20 bidang tanah dan bangunan yang tersebar baik di dalam negeri maupun luar negeri. Dari 20 bidang tanah dan bangunan, 19 di antaranya berstatus hibah tanpa akta. Hanya ada satu tanah di Bogor, Jawa Barat, yang merupakan kepunyaan Andika sendiri dengan luas 1.000 meter persegi (m2) dengan taksiran nilai Rp500 juta.

Sementara sisa asetnya yang mencapai Ro37.664.250.000 dan tersebar di Jakarta, Bogor, Cianjur, Bandar Lampung, Surabaya, Sleman, Bantul, Tabanan, Australia, hingga Amerika Serikat merupakan hasil Hibah Tanpa Akta.

Adapun rincian tanah dan bangunan Andika yang berasal dari Hasil Hibah Tanpa Akta yakni:
1. Tanah dan Bangunan Seluas 460 m2/460 m2 di Jakarta Timur senilai Rp340.000.000;
2. Tanah dan Bangunan Seluas 300 m2/300 m2 di Sleman Senilai Rp1.500.000.000;
3. Bangunan Seluas 84 m2 di Jakarta Pusat senilai Rp700.000.000;
4. Tanah dan Bangunan Seluas 340 m2/340 m2 di Cianjur senilai Rp150.000.000;
5. Tanah dan Bangunan Seluas 435 m2/435 m2 di Jakarta Selatan senilai Rp4.500.000.000;
6. Bangunan Seluas 32 m2 di Sleman senilai Rp575.000.000;
7. Bangunan Seluas 32 m2 di Sleman senilai Rp500.000.000;
8. Tanah dan Bangunan Seluas 450 m2/450 m2 di Surabaya senilai Rp10.537.250.000;
9. Tanah Seluas 490 m2 di Bogor senilai Rp362.000.000;
10. Tanah Seluas 490 m2 di Bogor senilai Rp362.000.000;
11. Tanah Seluas 490 m2 di Bogor senilai Rp362.000.000;
12. Tanah Seluas 788 m2 di Bogor senilai Rp582.000.000;
13. Tanah Seluas 2950 m2 di Tabanan senilai Rp201.000.000;
14. Tanah Seluas 566 m2 di Bandar Lampung senilai Rp35.000.000;
15. Tanah Seluas 1145 m2 di Bantul senilai Rp458.000.000;
16. Bangunan Seluas 76 m2 di Australia senilai Rp1.500.000.000;
17. Tanah dan Bangunan Seluas 2223 m2/2736 m2 di Amerika Serikat senilai Rp4.500.000.000;
18. Tanah dan Bangunan Seluas 4875 m2/4832 m2 di Amerika Serikat senilai Rp5.000.000.000;
19. Tanah dan Bangunan Seluas 6248 m2/6248 m2 di Amerika Serikat senilai Rp5.500.000.000;

Selain itu, dalam e-LHKPN itu, tercatat Andika turut melaporkan kepemilikan Mobil Landrover Sport 3.0 V 6 AT Tahun 2014 seharga Rp800 juta dan Mobil Mercedes Benz Sprinter 315 Tahun 2018 seharga Rp1,8 miliar. Andika juga melaporkan kepemilikan harta bergerak lainnya senilai Rp10,1 miliar; surat berharga Rp2.146.000.000; serta kas dan setara kas Rp126.985.922.019.

Dalam laporan tersebut, Andika yang merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1987 itu disebutkan tidak mempunyai utang sehingga total harta kekayaannya sebesar Rp179.996.172.019.



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

PNS Dag Dig Dug, Ini Update Jadwal Pindah ke Ibu Kota Baru


(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading