Wuih! Cek Nih 12 Keluarga Terkaya Raya di Asia, Ada dari RI

News - Ellen Gracia Natalia, CNBC Indonesia
30 October 2021 18:13
Mukesh Ambani. AP/

Jakarta, CNBC Indonesia - Asia memiliki daftar keluarga terkaya se-benua. Mereka tersebar di sejumlah negara, mulai dari India, Korea Selatan, Hong Kong, Thailand hingga Indonesia.

Saat ini, setidaknya ada 12 keluarga terkaya se-Asia, di antaranya:

Keluarga Ambani dari India


Perusahaan: Reliance Industries

Keluarga paling kaya di Asia adalah keluarga Ambani dari India. Mereka memiliki kekayaan sebesar US$ 88,3 miliar (sekitar 1.255 triliun).

Ini bukanlah hal yang mengherankan. Mukesh Ambani, saat ini adalah orang terkaya di Asia.

Sumber kekayaan keluarga Ambani berasal dari Reliance Industries. Perusahaan ini bergerak di bidang minyak dan gas.

Keluarga Kwok dari Hong Kong

Perusahaan: Sun Hung Kai Properties

Keluarga Kwok adalah penguasa real estate di Hong Kong. Total kekayaan, Walmer, Raymond, dan Thomas Kwok mencapai US$ 33 miliar.

Ketiganya mewarisi perusahaan dari sang ayah di tahun 1990-an. Namun saudara laki-laki tertua di keluarga itu, Walmer, meninggal di 2018 karena stroke.

Keluarga Chearavanont dari Thailand

Perusahaan: Charoen Pokphand Group

Keluarga Chearavanont merupakan pemilik Charoen Pokphand Group. Perusahaan itu bergerak di bisnis makanan, ritel dan telekomunikasi di Thailand.

Leluhurnya Chia Ek Chor, berlayar dari China dan pindah ke Thailand di 1921. Bisnis awal perusahaan itu menjual sayur mayur.

Namun di tangan sang anak Dhanin Chearavanont, bisnis perusahaan berubah menjadi konglomerasi besar. Total kekayaan keluarga itu per Desember 2020 mencapai US$ 31,7 miliar.

Keluarga Hartono dari Indonesia

Perusahaan: Djarum, Bank Central Asia (BCA)

Awalnya Michael dan Budi Hartono mewarisi perusahaan rokok ternama di Indonesia, Djarum, dari sang ayah. Dari sana kedua bersaudara ini memimpin sebagai orang terkaya di Tanah Air.

Mereka juga berinvestasi di Bank Central Asia (BCA). Keduanya melakukan hal serupa di bisnis real estate. Kekayaan keluarga ini mencapai US$ 31,3 miliar.

Keluarga Lee dari Korea Selatan

Perusahaan: Samsung

Keluarga Lee telah memimpin Samsung selama tiga generasi. Kini, Jay Y. Lee, menjadi pewaris dan pemimpin raksasa teknologi tersebut.

Keluarga Lee tercatat memiliki harta US$ 26,6 miliar. Bak drama Korea kehidupan keluarga kaya satu ini penuh skandal mulai dari penggelapan, penyuapan hingga Jay yang harus menjalani hukuman penjara.

Keluarga Yoovidhya dari Thailand

Perusahaan: TCP Group

Keluarga ini memulai bisnis farmasi sejak 1956. Namun saat ini bisnisnya berkembang menjual barang-barang konsumer.

Hingga Desember 2020, keluarga ini diyakini memiliki kekayaan sebesar US$ 24,2 miliar. Salah satu produk mereka yang sukses di pasaran adalah Krating Daeng.

Keluarga Mistry dari India

Perusahaan: Shapoorji Pallonji Group

Keluarga ini memulai bisnis sejak tahun 1985. Saat itu sang leluhur Pallonji Mistry memulai bisnis konstruksi bekerja sama dengan seorang warga Inggris.

Kini bisnis keluarga itu berkembang, termasuk engineering dan konstruksi. Mereka memiliki harta US$ 22 miliar dan memiliki sejumlah bangunan di Mumbai, termasuk gedung Reserve Bank of India.

Keluarga Sy dari Filipina

Perusahaan: SM Investments

Keluarga satu ini juga berasal dari China namun bermigrasi ke Filipina sekitar tahun 1950-an. Awalnya bisnis dibangun oleh ayah Henry Sy dari toko kelontong yang menjual, beras, sarden kaleng hingga sabun.

Dari toko kecil, kini keluarga itu mampu membangun konglomerasi di ritel, bank dan properti. Total kekayaan keluarga Sy sebesar US$ 19,7 miliar.

Keluarga Kwek dari Singapura

Perusahaan: Hong Leong Group

Keluarga Kwek memiliki 15 anggota keluarga yang mengendalikan perusahaan Hong Leong Group. Sebuah holding perusahaan yang melakukan bisnis di sektor perhotelan hingga keuangan di Singapura dan Malaysia.

Kekayaan bersih keluarga Quek senilai US$ 16,5 miliar. Ada dua tokoh kunci keluarga Kwek, pertama Kwek Leng Chan yang menjalankan urusan bisnis keluarga di Malaysia. Sementara Kwek Leng Beng, sepupunya, menjalankan urusan bisnis keluarga di Singapura.

Keluarga Torri/Saji dari Jepang

Perusahaan: Suntory

Keluarga ini dimulai dari sang leluhur Shinjiro Torii. Ia membuka bisnis minuman barat tahun 1899.

Dalam perkembangannya di tahun 1961, perusahaan ini berubah menjadi konglomerasi miliaran dollar dengan investasi ke minuman beralkohol hingga makanan sehat. Saat ini kekayaan keluarga tersebut berkisar di angka US$ 16,3 miliar.

Keluarga Kadoorie dari Hong Kong

Perusahaan: CLP Holdings

Keluarga Kadoorie memimpin perusahaan pemasok energi terbesar di Hong Kong, mereka menyediakan 80% listrik di Hong Kong. Michael Kadoorie merupakan tokoh kunci kekayaan keluarga ini, dia memimpin CLP Holdings dan sejumlah hotel, termasuk Peninsula Hotels.

Michael adalah generasi ketiga dari keluarga Irak-Yahudi yang berpengaruh di Hong Kong. Kini keluarganya memiliki kekayaan bersih US$ 16,1 miliar.

Keluarga Hinduja dari India

Perusahaan: Hinduja Group

Selain Ambani dan Mistry, keluarga kaya lainnya datang pula dari India. Mereka adalah keluarga Hinduja yang memulai bisnis perdagangan dan banking di tahun 1914.

Total kekayaan keluarga ini sekitar US$ 15,1 miliar. Kini, empat saudara Hinduja, melebarkan sayap bisnis ke energi, otomotif, keuangan dan kesehatan.

Mereka juga memiliki real estate sendiri. Tak hanya di India tapi juga di London, Inggris.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ada Corona, Juragan Ventilator Singapura Makin Kaya Raya


(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading