Bahlil 'Ramal' PDB RI Tumbuh 3%-4% di Kuartal III 2021

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
27 October 2021 13:20
Suasana gedung bertingkat di Jakarta, Selasa (27/8/2019). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III diprediksi lebih rendah dari triwulan sebelumnya yang mencapai 7%. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memprediksi pertumbuhan ekonomi di kisaran 3%-4%.

Bahlil menjelaskan, realisasi investasi pada periode Januari-September 2021 mencapai Rp 659,4 triliun. Jika ditilik secara year on year terjadi kenaikan 7,8% atau mencapai 73,3% dari target Rp 900 triliun di 2021.

"Jadi ini menurut saya dari data Kementerian Investasi, mungkin di kuartal III-2021 pertumbuhan ekonomi di range 3%-4% kalau kita lihat dari realisasi investasi. Itu baru perkiraan," katanya dalam konferensi pers, Rabu (27/10/2021).



Dari akumulasi Januari-September 2021, proporsi Foreign Direct Investment (FDI) mencapai 53% dari total investasi sebanyak Rp 331 triliun, tumbuh secara yoy sebanyak 9,9%. Sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) berkontribusi 49% atau Rp 327 triliun, tumbuh 5,8% yoy.

Realisasi investasi di luar jawa masih paling besar mencapai 51,7%, sementara di pulau Jawa hanya 48,3%. Bahlil mengatakan investasi di luar jawa semakin meningkat dengan pertumbuhan mencapai 12%.

Sementara penyerapan tenaga kerja sampai periode Januari-September sudah mencapai 924 ribu orang. Serapan tenaga kerja pada paruh ketiga ini turun menjadi 288 ribu, dari kuartal sebelumnya sebanyak 311 ribu.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading