Jokowi Resah: Kita Mestinya Bisa Mengendalikan Harga CPO

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
21 October 2021 18:35
Presiden Jokowi saat meresmikan pabrik biodiesel milik PT Jhonlin Agro Raya di Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Kamis, 21 Oktober 2021. (Dok: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut seharusnya Indonesia sebagai pemilik komoditas kepala sawit dapat menentukan harga, dan tidak hanya bergantung pada harga pasar.

Hal tersebut dikemukakan Jokowi saat meresmikan pabrik biodiesel milik PT Jhonlin Agro Raya di Kabupaten Tanah Rumbu, Kalimantan Selatan, Kamis (21/10/2021).

"Jangan sampai kita memiliki CPO tapi yang menentukan harga adalah yang ada di pasar. Tidak," kata Jokowi.


Jokowi menegaskan pentingnya penguatan industri biodiesel tanah air. Menurutnya, kehadiran pabrik biodiesel dapat menjaga stabilitas harga kelapa sawit.

Menurutnya, Indonesia sebagai pemilik komoditas CPO harus bisa mengendalikan harga di pasar global. Jokowi lantas membagikan resep terkait hal itu.

"Kita mestinya bisa mengendalikan ini dengan cara apa? Kalau pas ekspor harganya baik, silahkan ekspor. Kalau tidak, kita pakai sendiri. Kita memiliki alternatif dan opsi itu. Memastikan stabilitas, demand, dan permintaan pada para petani sawit," jelasnya.

Jokowi menginginkan agar perusahaan-perusahaan melakukan hilirisasi kelapa sawit. Jokowi tak ingin lagi, kelapa sawit tidak hanya sekedar di ekspor, melainkan diolah menjadi barang yang memberikan nilai tambah.

"Langkah strategis ini jelas membutuhkan komitmen dan dukungan dari kita semuanya, dari hulu sampai hilir. Di hulu ada industri sawit dan CPO. Di tengah ada industri biodiesel, di hilir nanti ada industri pengguna biodiesel baik itu industri transportasi, kemudian pembangkit listrik, dan industri yang lainnya," tegasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading