Dagang & Investasi Makin Ketat, Jokowi Ingatkan Tak Lengah!

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
21 October 2021 15:20
Presiden Jokowi Saat Peresmian Pembukaan Apkasi Otonomi Expo Tahun 2021, Istana Kepresidenan Bogor, 20 Oktober 2021 (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa Indonesia sangat terbuka dengan kerja sama dari berbagai negara. Apalagi kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia sudah mulai membaik, di sisi eksternal ekonomi dunia sudah mulai beradaptasi. Jokowi meminta kerjasama perdagangan global harus segera diaktifkan.

"Indonesia membuka kerja sama seluas-luasnya, kerjasama internasional, kerja sama perdagangan yang berimbang dan saling menguntungkan, investasi berkualitas dan membuka lapangan kerja, serta transfer teknologi dan peningkatan kapasitas SDM berkelanjutan," katanya saat membuka secara daring Trade Expo Indonesia (TEI) Digital Edition 2021, Kamis (21/1/21).

Ia bilang kerja sama dengan berbagai negara cukup membuahkan hasil hingga penghujung tahun 2021. Jokowi pun mengklaim nilainya menjadi yang terbesar.


"Nilai ekspor Indonesia di tahun ini mencapai puncak, 142,01 miliar dolar AS dan tumbuh 37,77% year on year," paparnya.

Jokowi mengingatkan bahwa Indonesia tidak boleh lengah, persaingan di tingkat global pun kian kompetitif. Indonesia sudah beradaptasi, salah satunya melalui kegiatan manufaktur yang mulai berjalan 100%.

"Kita tidak boleh lengah, daya saing harus ditingkatkan, kita tetap punya pelung tumbuh lebih tinggi karena potensi pasar ekspor masih terbuka lebar, mitra dagang mulai pulih dan K2 2021, Tiongkok tumbuh 7,9% yoy, AS tumbuh 12,2 %, Jepang tumbuh 7,6%, India tumbuh 20,1%," ujar Jokowi.

"Peluang ini harus dimanfaatkan untuk mendorong ekspor sebanyak-banyaknya dan pelaksanaan Trade Expo Digital Edition 2021 merupakan wujud inovasi dan adaptasi terhadap kondisi saat ini," lanjutnya.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading