Terungkap, Kini Harga Sepeda Brompton Anjlok Gak Ketolongan

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
20 October 2021 10:00
Pekerja memeriksa sepeda lipat brompton yang dijual di SpinWarriors, Tangerang Selatan, Kamis (15/9/2021). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto))

Jakarta, CNBC Indonesia - Bersepeda sempat menjadi tren tahun lalu. Ini berdampak pada pada lonjakan permintaan sepeda. Akibatnya harga naik gila-gilaan saat itu. Namun karena permintaan sudah turun, kini harganya anjlok.

Hal ini setidaknya dikatakan Wakil Ketua Umum Komunitas Brompton of Alam Sutera Serpong (BOAS) Cleorado Cordelius Ferdinando. Ia mengungkapkan bahwa sepeda yang tahun lalu dibanderol ratusan juta, kini hanya setengahnya.




"Spin Warrior kan agen Brompton di QBIG BSD. Dia masih punya satu, nawarin saya Brompton CHPT 3 Rp 75 juta versi 3 yang rilis tahun lalu. Itu sempat tembus Rp 150 juta untuk sepeda baru di tahun lalu. Sekarang tinggal Rp 75 juta, harga normal kurs pounds sekitar hampir Rp 50 juta tapi mungkin masuk pajak sekian-sekian jadi Rp 75 juta sama keuntungan toko," katanya kepada CNBC Indonesia, dikutip Rabu (20/10/2021).

Tahun lalu sepeda CHPT 3 misalnya, menjadi buruan karena dinilai menjadi ras tertinggi di Brompton. Penggunanya kerap dianggap sebagai 'sultan' dibandingkan jenis lain.

"Yang naik drastis Gold edition, dia bikin limited ada angkanya, jumlah 1.000 unit, kemarin sempet yang punya nomor hoki, misal 888 tembus Rp 150 juta nah itu anak komunitas BOAS banyak yang pegang. Gold kemarin sempet paling murah Rp 100 juta atau Rp 110 juta paling murah, dia beli Rp 40 juta," ungkap Cleorado.

Terjadi kenaikan harga pada sepeda tersebut mencapai 3-4 x lipat dibandingkan harga beli. Sepeda ini memiliki berat yang lebih dibanding sepeda jenis lain mencapai 20 Kg. Padahal, sepeda Brompton lain di kisaran belasan Kg.

"Rp 40 juta aja dulu nggak ada yang mau karena berat, dia kalau dulu ditawarin males aja, ada yang disimpan buat koleksi," paparnya.

Meski demikian, ia optimis harga akan naik lagi. Ini seiring kondisi perekonomian yang semakin membaik, daya beli masyarakat juga menanjak dan normalnya industri penerabngan.

"Karena yang paling enak buat dibawa cuma Brompton, pakai koper masukin beres, kalau road bike dibawa keluar ribet harus bongkar-bongkar," kata Cleorado.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading