Gempa Bali M 4,8: Terasa Hingga Lombok, Bangunan Rusak!

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
16 October 2021 07:29
BMKG

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadi gempa di Karangasem, Bali pada pukul 03:18 WIB

Titik Gempa berkekuatan M 4,8 itu berada di 8,32 lintang selatan, 1115,45 bujur timur.

BMKG melaporkan bahwa pusat gempa berada di kedalaman 10 km, dan dirasakan juga di Denpasar, Lombok, sampai dengan Mataram. Hingga saat ini belum ada informasi apakah ada kerusakan akibat gempa ini.


"Dirasakan (MMI) IV Denpasar, IV Karangasem, IV Lombok Utara, III Lombok Timur, III Lombok Barat, III Lombok Tengah, III Mataram,"

Gempa Bali (Ist Facebook BMKG)Foto: Gempa Bali (Ist Facebook BMKG)
Gempa Bali (Ist Facebook BMKG)

Sebagai informasi, III MMI menandakan bahwa getaran dirasakan nyata dalam rumah dan getaran terasa seakan-akan ada truk berlalu. Sementara IV MMI, artinya dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

Kepala Badan Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono melalui akun media sosialnya kemudian mengeluarkan analisi penyebab gempa Bali.

Mengutip akun Facebook pribadinya, Daryono mengatakan bahwa gempa yang terjadi diakibatkan oleh aktivitas sesar atau patahan aktif lokal. Hal itu diketahui setelah memperhatikan mekanisme gempa Bali.

Meski begitu, Daryono melanjutkan, ada dugaan penyebab gempa Bali kemungkinan berkaitan dengan migrasi magma yang memicu aktivitas sesar lokal.

"Ada dugaan karena lokasi episenter di kompleks gunungapi Agung-Batur bisa jadi ada kaitan dengan migrasi magma yang mentrigger aktivitas sesar lokal," jelasnya.

Daryono mencatat, hingga pukul 05:30 WIB telah terjadi tiga kali gempa susulan pasca gempa 4,8 yang merusak di Rendang, Karangasem, Bali," kata Daryono.


[Gambas:Video CNBC]

(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading