Ada yang Lebih Ngeri dari Covid, Joe Biden Siap-Siap!

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
15 October 2021 19:38
A general view shows 100,000 postcards with messages against climate change, sent by young people from all over the world and stuck together to break the Guinness World Record of the biggest postcard on the Jungfraufirn, the upper part of Europe's longest glacier, the Aletschgletscher, near Jungfraujoch, Switzerland November 16, 2018.   REUTERS/Arnd Wiegmann

Jakarta, CNBC Indonesia - Amerika Serikat (AS) akan meluncurkan rencana untuk menangani "risiko sistemik" terhadap perekonomian negara mereka akibat perubahan iklim (climate change).

Para pejabat AS mengatakan strategi tersebut dimulai dengan menyesuaikan lingkungan dan melonggarkan kerusakan finansial akibat perubahan iklim. Cuaca ekstrem sejauh ini telah menyebabkan kerusakan rumah dan bisnis serta mengganggu pasokan.

Kebijakan tersebut berkisar dari standar hipotek, kebijakan pengadaan pemerintah hingga aturan yang mengatur dana pensiun, asuransi, dan informasi bagi investor.


"Jika tahun ini telah menunjukkan kepada kita sesuatu, itu adalah bahwa perubahan iklim menimbulkan risiko mendesak dan sistemik yang berkelanjutan bagi ekonomi kita dan kehidupan dan mata pencaharian orang Amerika sehari-hari," kata Gina McCarthy, penasihat iklim Presiden Joe Biden di Gedung Putih, Jumat (15/10/2021).

"Kita harus bertindak sekarang," katanya kepada wartawan, sebagaimana dikutip dari AFP.

Laporan Gedung Putih mengatakan cuaca ekstrem telah merugikan Amerika. Kerugian fisik dan ekonomi tambahan ini mencapai US$ 600 miliar selama lima tahun terakhir saja.

Sementara itu, risiko terkait iklim dalam rencana pensiun pekerja juga telah merugikan dana pensiunan Amerika senilai miliaran dolar.

Inisiatif ini mengikuti perintah eksekutif Biden pada Mei lalu. Dia menginstruksikan agen federal untuk mencari cara untuk mengurangi risiko di seluruh ekonomi dan sistem keuangan, yang beberapa di antaranya telah diluncurkan dalam beberapa hari terakhir.

Departemen Tenaga Kerja mengusulkan aturan untuk mengizinkan manajer dana pensiun mempertimbangkan tujuan lingkungan dan sosial saat berinvestasi. Sementara pengawas pasar teratas mempertimbangkan aturan pengungkapan wajib untuk risiko yang ditimbulkan oleh perubahan iklim terhadap investasi.

Departemen Keuangan telah meluncurkan studi tentang dampak risiko iklim terhadap keuangan rumah tangga. Sementara agen perumahan akan memperhitungkan risiko dalam pinjaman rumah dan asuransi banjir.

"Kami memiliki lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Tetapi ini adalah langkah pertama yang penting dalam upaya kami untuk mengatasi ancaman sistemik yang ditimbulkan oleh perubahan iklim terhadap ekonomi kami, pekerja kami dan keluarga kami, serta pensiunan kami," kata McCarthy.

Tahun ini saja AS sempat dilandai badai musim dingin yang mematikan. Ini menyerang Texas dan Midwest. Tidak ketinggalan kebakaran hutan membakar California dan badai berturut-turut menghantam Pantai Timur.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading