Wah... Jokowi Punya Rencana Setop Ekspor CPO!

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
13 October 2021 13:49
Pengarahan Presiden Joko Widodo pada Peserta PPSA XXIII dan PPRA LXII Tahun 2021 LKNRI, 13 Oktober 2021. (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sepertinya semakin 'gerah' dengan hasil kekayaan alam Indonesia yang hanya diekspor mentah, tanpa dijadikan produk yang bernilai tambah. Hilirisasi menjadi tujuan utama Jokowi membangun industri dalam negeri.

Selama bertahun-tahun, Indonesia memang hanya mengekspor barang mentah ke berbagai negara. Padahal, produk komoditas andalan domestik seperti minyak sawit mentah dan batu bara dapat menjadi disulap menjadi produk bernilai tinggi.

Berbicara saat memberikan pengarahan kepada peserta PPSA XXIII 2021 LNKRI di Istana Negara, kompleks Istana Kepresidenan, Jokowi mengaku tak menutup kemungkinan untuk menyetop ekspor minyak kelapa sawit mentah (CPO).


"Sawit juga suatu titik juga disetop ekspor CPO," kata Jokowi, Rabu (13/10/2021).

Jokowi mengatakan, komoditas minyak kepala sawit mentah dapat diolah menjadi produk bernilai tambah seperti kosmetik, mentega, biodiesel, hingga turunan lainnya.

"Sekali lagi kita harus punya keberanian," kata eks Gubernur DKI Jakarta itu.

Selain CPO, Jokowi bahkan tak menutup kemungkinan untuk menyetop ekspor bauksit. Kepala negara ingin bauksit dari hasil tambang Indonesia tak hanya diekspor sebagai barang mentah.

"Bauksit setop enggak bisa lagi ekspor mentahan, harus jadi alumunium. Ini memang ada tahapan-tahapannya dan transisinya, tapi kita harus berani saat nikel untuk mengatakan tidak," jelasnya.

Sebagai informasi, pemerintah sudah menyetop ekspor bijih nikel dengan kadar di bawah 1,7% per 1 Januari 2020. Kini, nikel dimanfaatkan untuk menghasilkan produk seperti katoda baterai, stainless steel, hingga lithium baterai untuk mobil listrik.


[Gambas:Video CNBC]

(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading