Cek Nih, Deretan Tips Jitu Buat Milenial yang Mau Punya Rumah

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
10 October 2021 18:00
Suasana proyek pembangunan perumahan di Depok, Jawa Barat, Rabu (17/2/2021). Harga hunian rumah masih menunjukkan kenaikan pada kuartal IV-2020 namun laju kenaikan melambat. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Saat ini, memiliki rumah bukan lagi sekadar impian bagi anak muda. Sebab, banyak insentif yang diberikan pemerintah untuk sektor properti di masa pandemi Covid-19.

Diketahui, selama ini salah satu kendala kaum milenial mengatakan tidak mampu membeli rumah adalah ketidakmampuan mengumpulkan uang muka (DP). Kemudian juga pajak yang harus dibayarkan untuk membeli rumah tergolong tinggi.

Namun, saat ini ada solusi yang diberikan pemerintah bagi kaum milenial yang ingin memiliki rumah.

Pertama, kemudahan ini diberikan oleh Bank Indonesia (BI). Di mana BI memberikan diskon 100% untuk LTV atau DP 0% bagi pembelian rumah. Ini juga bertujuan menggenjot sektor properti yang tertekan akibat pandemi Covid-19.

Selain itu, pemerintah juga memberikan gratis Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 10% atau PPN 0% bagi pembelian rumah tapak dengan harga maksimal Rp 2 miliar. Diskon PPN ini diberikan hingga akhir tahun 2021.



Sehingga bagi kaum milenial yang ingin memiliki rumah bisa memanfaatkan kedua insentif itu. Syarat yang diberikan mudah, yakni rumah tersebut harus yang sudah jadi dan bukan inden.

Sementara itu, bagi kaum milenial yang memiliki penghasilan rendah diberikan program rumah subsidi oleh pemerintah. Namun, rumah yang tersedia hanya satu ukuran, yakni bangunan 36 meter persegi.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid mengatakan, untuk bisa mendapatkan rumah bersubsidi ini, masyarakat bisa masuk ke website Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BPPP) dan mendaftar. Setelah itu pilih menu yang diinginkan seperti lokasi rumah yang diinginkan.

"Bisa masuk website BPPP untuk melihat-lihat rumah, di situ ada harga tipe, dan provinsi yang diinginkan. Tinggal pilih lokasi mana yang disukai dan sesuai dengan penghasilannya," jelasnya kepada CNBC Indonesia, beberapa waktu lalu.

Harga rumah subsidi yang disediakan pemerintah juga murah, yakni kisaran Rp 150 juta hingga Rp 160 juta saja. Namun, harga ini tergantung dari provinsinya.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading