Ada Tol Sepi Kalah Saing Sama Jalan Umum, Begini Ceritanya!

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
29 September 2021 16:25
Presiden Joko Widodo meresmikan jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) sepanjang 36,27 Km, di depan gerbang tol Warugunung, Jawa Timur, Selasa  (19/12/2017). Tol Sumo terhubung dengan Tol Mojokerto-Kertosono (Moker) yang telah beroperasi sebelumnya, sehingga total Surabaya - Jombang - Kertosono 76 km dapat ditempuh hanya sekitar 1 jam saja, atau 2 jam lebih cepat dari jarak waktu yang harus ditempuh sebelumnya.

Foto udara ruas Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), Jawa Timur. Tarif Tol Sumo ditetapkan  berdasarkan Kepmen PUPR No.916 tahun 2017 sebesar Rp 1.050 per km untuk tarif golongan I atau Rp 38 ribu untuk jarak terjauh. 

Tol Sumo menambah panjang ruas tol di Jawa Timur menjadi 199 Km. Tambahan ruas tol ini merupakan bagian dari ruas tol Trans Jawa (Merak-Banyuwangi) sepanjang 1.167 Km yang ditargetkan tersambung keseluruhan pada akhir tahun 2019. Sementara jalur Merak - Surabaya sendiri ditargetkan rampung pada akhir 2018.

Jakarta, CNBC Indonesia - Jalan tol Krian - Legundi - Bunder - Manyar (KLBM) 38 Km, Jawa Timur belum memenuhi target volume lalu lintas harian. Hal ini terjadi karena keberadaan jalan tol kalah saing dengan jalan nasional yang berada di sekitarnya.

Melihat hal ini Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR Danang Parikesit, mengatakan kondisi jalan tol yang sepi perlu ditelaah atau kajian, apa yang menyebabkan kondisi lalu lintas tidak sesuai dengan business plan.

"Perlu ditelaah lagi kondisinya," kata Danang kepada CNBC Indonesia, saat ditanyai mengenai penyebab tol ini sepi, Rabu (29/9/2021).


Danang menjelaskan pada sifatnya semua jalan tol di Indonesia, kecuali tol Trans Sumatera yang merupakan penugasan, sifatnya telah melalui pelelangan. Artinya Badan Usaha Jalan Tol dalam hal ini Waskita Karya menjadi pemenang lelang.

Sehingga segala risiko akan diserap oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dari sisi lalu lintas yang sepi maupun pendapatan tol. Asalkan tidak ada yang menyalahi perjanjian atau kebijakan pemerintah.

"BUJT menyerap risiko sejauh tidak ada cidera janji atau perubahan kebijakan pemerintah," jelasnya.

Danang menjelaskan untuk ruas tol KLBM ini, sudah membahas kondisi pengusahaannya sejak dioperasikan. Termasuk pembangunan interkoneksi dengan jalan tol Surabaya - Mojokerto melalui Interchange SuMo.

Dalam Raker bersama Komisi VI, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan juga menyinggung pembangunan interchange atau persimpangan, sebagai salah satu upaya agar tol ini mencapai target lalu lintas harian.

"Rencananya pembuatan interchange di situ," katanya.

Ia  mengatakan secara teori pembangunan tol itu, baik tapi tidak ramai karena kalah dengan jalan nasional, karena setelah dioperasikan proyeksi lalu lintas jauh di bawah target.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading