Komitmen PLN Menuju Energi Bersih: Pensiunkan PLTU-Garap EBT

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
29 September 2021 09:45
Wakil Direktur PLN, Darmawan Prasodjo

Jakarta, CNBC Indonesia - PT PLN (Persero) berkomitmen untuk bertransisi ke energi bersih guna mencapai target netral karbon pada 2060 mendatang.

Wakil Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, perusahaan melakukan transisi ke energi bersih ini bukan hanya karena terikat perjanjian internasional seperti Paris Agreement, namun juga ini menjadi tanggung jawab perusahaan untuk generasi masa depan.

"PLN komit akan kurangi emisi 2030 sebesar 100 juta mt. Ini komitmen PLN, ditambah 23% bauran EBT 2025 harus tercapai. Harus punya masa depan yang baik," ungkapnya dalam Energy Corner Road to Energy Day "Jurus RI Hadapi Tantangan Transisi Energi" CNBC Indonesia, Rabu (29/09/2021).


Dia memaparkan, salah satu upaya pengurangan emisi karbon ini tercermin dari Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030 di mana kontribusi sumber energi terbarukan untuk pembangkit listrik naik menjadi 48% dari sebelumnya ditargetkan hanya sebesar 30%.

Peningkatan porsi EBT ini menurutnya dilakukan dengan menggantikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) atau Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) dengan pembangkit listrik berbasis EBT untuk penopang beban dasar seperti 4,7 Giga Watt (GW) Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), 0,6 GW Pembangkit Listrik Tenaga Bayu/ Angin (PLTB), 1,4 GW Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP), dan 4,2 GW Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

"Kita juga mulai berencana retirement PLTU di 2030, ini on going semua dengan catatan bahwa PLN ini memang harus berubah, kami power utility dan ke depan PLN harus jaga lingkungan," tuturnya.

Dirinya pun optimistis bahwa target bauran energi baru terbarukan sebesar 23% pada 2025 dapat tercapai. Namun demikian, menurutnya ini bisa terjadi bila dilakukan bersama-sama dengan berbagai pemangku kepentingan, tidak hanya dilakukan PLN sendiri.

"Target 23% akan tercapai insya Allah, ini komitmen kita bersama, ini arahan Pak Presiden, Menteri ESDM, Menko Marves, Menteri Keuangan, ini perlu policy yang harus dirancang dan ada insentif pada yang bangun energi bersih. PLN gak bisa sendirian, ini kebijakan pemerintah dan kita harus bersama-sama, sehingga kita bisa hadapi tantangan ini gak boleh terpecah-pecah, kami dalam suasana kebersamaan," paparnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ini 4 Syarat RI Bisa Capai Bebas Emisi 2060


(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading